
Harga CPO Terus Tertekan di Tengah Pelemahan Minyak Mentah Global
Di tengah gejolak pasar global, harga minyak sawit mentah (CPO) meluncur ke bawah dan menambah sorotan pada dinamika komoditas dunia. Cetro Trading Insight menilai momentum ini mencerminkan tekanan berkelanjutan dari pelemahan harga minyak mentah serta minyak nabati pesaing. Meski ada potensi dukungan dari data ekspor yang akan dirilis, pelaku pasar tetap berhati-hati terhadap arah permintaan di kuartal ini.
Kontrak CPO acuan untuk pengiriman September di Bursa Malaysia Derivatives turun 1,71 persen menjadi 4.554 ringgit Malaysia per ton pada 15.05 WIB. Sebelumnya, kontrak tersebut juga melemah 0,83 persen dalam dua sesi perdagangan sebelumnya. Pergerakan harga yang berbeda-beda sejak pembukaan sesi menambah dinamika di pasar komoditas nabati.
Seorang trader berbasis di Kuala Lumpur menyatakan bahwa pelemahan harga minyak mentah dan harga minyak nabati pesaing kembali menekan pasar CPO, sementara para pelaku menunggu rilis data ekspor periode 1–25 Juni yang diharapkan dapat memberikan dukungan bagi permintaan di pasar ekspor.
Mengikuti jejak minyak nabati pesaing, harga minyak sawit kerap terpengaruh oleh pergerakan minyak nabati global karena keduanya bersaing dalam pasar minyak nabati dunia. Kondisi itu membuat fluktuasi harga CPO lebih sensitif terhadap sentimen global dan isu suplai di berbagai wilayah. Selain itu, dinamika permintaan biodiesel juga ikut mempengaruhi arah harga CPO secara signifikan.
Kontrak minyak kedelai paling aktif di bursa Dalian turun 0,43 persen, sementara kontrak minyak sawitnya melemah 2,19 persen. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade juga terkoreksi 0,34 persen, memperlihatkan korelasi negatif antara beberapa minyak nabati dan minyak mentah.
Harga minyak mentah melanjutkan penurunan pada Kamis, mendekati level sebelum pecahnya perang Iran, setelah ekspektasi meningkatnya pasokan dari kawasan Timur Tengah mengalahkan kekhawatiran terhadap permintaan. Harga minyak sawit juga tetap rentan karena pelemahan harga minyak mentah membuat minyak sawit menjadi kurang menarik sebagai bahan baku biodiesel. Analisa pasar saat ini menunjukkan bahwa faktor fundamental terkait pasokan dan permintaan tetap menjadi kunci arah CPO dalam jangka pendek.