Harga Emas Menguat Didukung Ekspektasi Fed Menurun dan Perjanjian Sementara AS-Iran

Harga Emas Menguat Didukung Ekspektasi Fed Menurun dan Perjanjian Sementara AS-Iran

Signal XAU/USDBUY
Open4339.5
TP4480
SL4280
trading sekarang

Risalah riset UOB Global Economics & Markets menunjukkan emas menguat seiring menurunnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada tahun ini. Sentimen pasar juga mendapat dorongan dari perjanjian damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran, yang berpotensi menurunkan tekanan pada harga minyak dan inflasi. Akibatnya, permintaan terhadap logam mulia meningkat sebagai aset perlindungan nilai terhadap volatilitas kebijakan moneter.

Dalam pergerakan harian, spot gold naik 0.8% ke level sekitar 4,338.97 dolar per ons setelah menyentuh level tertinggi sejak awal bulan Juni. Sementara US gold futures juga bergerak lebih tinggi, mencerminkan minat pembeli terhadap emas berjangka sebagai penyangga risiko suku bunga dan inflasi.

Permintaan terhadap emas sebagai aset safe-haven meningkat ketika risikonya melandai, terutama setelah sinyal bahwa pengetatan kebijakan moneter bisa melambat. Pergerakan yield imbal hasil obligasi pemerintah dan dinamika harga minyak turut menjadi penentu arah jangka pendek bagi harga emas.

Penurunan harga minyak yang berasal dari prospek kesepakatan AS-Iran memperkuat skenario stabilisasi pasar energi. Hal ini juga membantu meredam tekanan inflasi dan mengurangi volatilitas harga komoditas terkait, seperti emas, yang cenderung sensitif terhadap perubahan biaya energi.

Selain itu, imbal hasil obligasi AS mengalami koreksi turun. The yield on the 10-year U.S. Treasury note turun lebih dari 3 basis poin, mencapai sekitar 4.43%. Penurunan imbal hasil jangka panjang menambah daya tarik emas sebagai alternatif lindung nilai bagi investor yang mencari diversifikasi risiko.

Keterangan lain menunjukkan dinamika alokasi investor juga terpengaruh oleh perubahan pandangan terhadap perdagangan global. Ketegangan geopolitik mereda sementara mendorong arus dana menuju aset yang dianggap aman, sehingga mendukung pergerakan harga emas secara keseluruhan. Hormuz dan jalur ekspor melalui Selat Hormuz menjadi faktor pendukung volatilitas di pasar energi yang terkait dengan logam mulia.

Panduan perdagangan dan proyeksi untuk XAUUSD

Berdasarkan konteks fundamental, emas berpeluang melanjutkan tren kenaikan jika tetap bertahan di atas level support utama dan menerima dorongan dari ekspektasi kebijakan moneter yang lebih dovish. Kondisi ini menambah peluang bagi para pelaku pasar untuk mengambil posisi long pada XAUUSD.

Rencana trading yang disarankan didasarkan pada level harga saat ini: buka posisi beli di sekitar 4,339.50 dolar per ons dengan target keuntungan sekitar 4,480.00 dolar per ons dan stop loss di sekitar 4,280.00 dolar per ons. Rasio risiko-imbalan sekitar 2.4:1, memenuhi standar minimal 1:1.5 untuk eksekusi posisi.

Namun, risiko tetap ada jika laporan ekonomi berikutnya menunjukkan langkah kebijakan yang lebih keras atau pernyataan Fed yang agresif. Investor disarankan untuk memantau data inflasi, saat indeks harga konsumen dirilis, serta komentar pejabat The Fed yang dapat mengubah ekspektasi pasar. Diversifikasi dan penetapan batas kerugian menjadi bagian penting dalam strategi manajemen risiko.

banner footer