Menurut Cetro Trading Insight, pergerakan harga XAU/USD berada di kisaran sekitar 4570 dolar AS pada sesi perdagangan Eropa hari ini. Tekanan jual muncul seiring minyak mentah yang melaju naik setelah laporan media bahwa AS mempertimbangkan perpanjangan blokade atas Iran. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran pasokan energi dan memberikan dampak negatif terhadap sentimen logam mulia yang cenderung sensitif terhadap perubahan inflasi.
Investors juga menantikan rilis kebijakan Federal Reserve yang biasanya menjadi penentu arah jangka pendek pasar. Banyak analis memperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga pada level saat ini sepanjang tahun. Pasar tetap waspada karena setiap komentar mengenai jalur kebijakan bisa memperbesar likuiditas di pasar keuangan global.
Secara teknikal, XAU/USD terlihat berada di bawah level EMA 20 periode sekitar 4.640. RSI berada di sekitar 32, menunjukkan tekanan jual yang signifikan meskipun ada peluang rebound terbatas jika harga stabil. Ketika harga menembus dukungan sekitar 4.560, potensi penurunan menuju 4.500 menjadi lebih relevan, terutama jika sentimen makro tetap lemah.
Lonjakan harga minyak menciptakan skenario inflasi yang lebih tinggi, sehingga beberapa bank sentral bisa mempertahankan kebijakan suku bunga lebih lama atau menahan penyesuaian lebih lanjut. Kondisi ini menambah tekanan pada aset berpendapatan tetap dan meningkatkan daya tarik logam mulia sebagai alat perlindungan nilai terhadap risiko inflasi.
Para pelaku pasar juga memperhatikan komentar pejabat AS dan proyeksi kebijakan Federal Reserve. Fokus utama adalah bagaimana pernyataan kebijakan dan konferensi pers akan menguraikan jalur kenaikan suku bunga dan prospek inflasi di tengah harga energi yang lebih tinggi. Perkiraan para ekonom menunjukkan pasar mengharapkan ketenangan sementara, namun volatilitas tetap tinggi ketika data ekonomi dirilis.
Di sisi lain, ekspektasi pasar yang menempatkan suku bunga tetap hingga akhir tahun membantu menjaga tekanan pada emas dalam jangka pendek. Namun jika data energi atau inflasi menunjukkan tekanan lebih lanjut, dinamika harga bisa berubah secara cepat, memicu peluang trading baru bagi pelaku pasar yang siap mengantisipasi breakout atau pembalikan.
Secara teknikal, bias jangka pendek untuk XAU/USD masih bearish karena harga gagal menembus resistensi terdekat dan berada di bawah EMA 20 periode. Pergerakan turun sebelumnya menahan kenaikan, sehingga fokus kini pada reaksi harga terhadap level kunci di sekitar 4.560–4.570. Penutupan di bawah 4.560 meningkatkan peluang menuju 4.500 dalam beberapa sesi ke depan.
RSI saat ini berada mendekati wilayah oversold, menunjukkan momentum downside bisa melambat jika harga mulai menunjukkan stabilisasi. Namun, sinyal teknikal tidak cukup kuat untuk memicu pembalikan langsung tanpa konfirmasi dari volatilitas pasar yang lebih luas.
Level penting yang perlu diamati adalah resistensi sekitar 4.640 dan dukungan di 4.560 serta 4.500. Break di bawah 4.560 akan memperbesar peluang penurunan lebih lanjut menuju 4.500, sedangkan gelombang pembalikan hanya akan terjadi jika harga mampu menembus di atas 4.640 dan mempertahankan momentum positif. (Analisis teknikal ini didukung oleh data pasar yang diolah secara AI, sesuai gaya pelaporan kami.)