IHSG Berpotensi Koreksi, Peluang Buy Menarik di EMAS dan Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Berpotensi Koreksi, Peluang Buy Menarik di EMAS dan Saham Pilihan Hari Ini

Signal E/MASBUY
Open7900
TP8300
SL7725
trading sekarang

IHSG hari ini terlihat rentan melemah setelah sesi kemarin ditutup melonjak 1,41% ke 7.440,91. Dinamika volatilitas tetap tinggi dan gelombang berita domestik serta global dapat memacu pergerakan berikutnya.

Perdagangan kemarin juga memperlihatkan arus keluar bersih asing sebesar Rp1,93 triliun, dengan saham-saham yang paling banyak dijual yakni BBRI, TLKM, BBNI, BUVA, dan BRMS. Kondisi ini menambah dinamika risiko bagi pelaku pasar menjelang pembukaan sesi berikutnya.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menyampaikan IHSG berpotensi koreksi dengan level support di 7.300-7.380 dan resistance di 7.500-7.560. Dalam konteks itu, ia mengemukakan enam saham pilihan untuk hari ini: EMAS, BULL, MEDC, AADI, SCMA, dan AMRT, sebagai referensi bagi investor ritel yang mencari peluang teknikal.

EMAS masuk dalam rekomendasi dengan pendekatan Spec Buy. Area beli berada di Rp7.900-Rp8.000, cutloss di bawah Rp7.725, dan target dekat di Rp8.125-Rp8.300, menunjukkan potensi perbaikan harga jika harga mampu bertahan di zona entry.

BULL juga direkomendasikan sebagai Spec Buy. Pembelian disarankan di kisaran Rp382-Rp398, dengan cutloss di bawah Rp376, serta target dekat di Rp410-Rp430, menandakan peluang pergerakan positif yang cukup menarik jika momentum teknikal terkonfirmasi.

MEDC dianjurkan untuk Buy jika terjadi Break Rp1.730, dengan target dekat di Rp1.765-Rp1.790 dan cutloss di bawah Rp1.690. Selain itu, AADI dan SCMA juga disebut sebagai opsi Buy on Weakness dengan area beli masing-masing Rp10.075-Rp10.275 dan Rp230-Rp240, cutloss Rp10.050 dan Rp228, serta target dekat Rp10.450-Rp10.650 dan Rp252-Rp268.

Dalam konteks strategi, para trader perlu mengutamakan konfirmasi teknikal sebelum masuk pasar. IHSG berada dalam zona volatil, dan pergerakan harga bisa berubah dengan cepat karena faktor domestik maupun global.

Rasio risk-reward menjadi kunci eksekusi rencana trading, terutama untuk saham dengan area beli seperti EMAS. Misalnya, jika open di Rp7.900, target Rp8.300, dan stop di Rp7.725, maka reward-to-risk berada di atas 1:1,5, asalkan eksekusi tepat.

Terakhir, Cetro Trading Insight menekankan pentingnya riset mandiri dan kepatuhan terhadap manajemen risiko. Pasar saham menawarkan peluang, tetapi disiplin manajemen risiko adalah kunci menjaga modal dalam jangka panjang.

broker terbaik indonesia