IHSG Diperkirakan Koreksi Lanjut ke 7.298, CPIN dan Saham Pilihan Tawarkan Peluang Buy on Weakness

IHSG Diperkirakan Koreksi Lanjut ke 7.298, CPIN dan Saham Pilihan Tawarkan Peluang Buy on Weakness

Signal C/PINBUY
Open3650
TP4180
SL3390
trading sekarang

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berada dalam tren koreksi menuju level sekitar 7.298. Analisis teknikal yang dirilis oleh Cetro Trading Insight menunjukkan peluang IHSG untuk melanjutkan pelemahan meski ada peluang pemulihan di zona lebih tinggi. Secara umum, level resistance terdekat berada di kisaran 7.573 hingga 7.701, yang menjadi bantalan bagi upaya pergerakan jangka pendek.

Menurut riset MNC Sekuritas yang dirilis Jumat, IHSG saat ini berada pada bagian wave [y] dari wave 4 atau wave (2) pada label merah. Hal ini mengharuskan pengamatan ketat terhadap area 7.265-7.298 sebagai zona koreksi terdekat berikutnya. Kondisi ini menekankan bahwa konsolidasi masih bisa berlanjut sebelum mekanisme tren berikutnya terpicu.

Selain itu, level support berada pada 7.226 dan 7.071, sementara resistance berada pada 7.577 dan 7.712. Dinamika harga di area-area tersebut bisa menjadi pedoman bagi para trader untuk penempatan posisi, dengan potensi volatilitas yang meningkat menjelang data penting. Pelaku pasar disarankan mengatur risk management secara hati-hati sambil mengamati perubahan kebijakan global.

Berikut daftar saham pilihan MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini, Jumat 13 Maret 2026, yang diulas oleh Cetro Trading Insight. Fokus rekomendasi mencakup beberapa saham dengan sinyal Buy on Weakness, siap memanfaatkan koreksi untuk memasuki posisi. Secara umum, rekomendasi ini menekankan peluang pembelian di saat harga melemah dengan profil risiko-terukur.

CPIN menguat 1,38 persen ke Rp3.680, disertai lonjakan volume pembelian meski cenderung menurun. Berdasarkan analisis, CPIN diperkirakan berada di awal wave (1) dari wave [C], sehingga rekomendasi Buy on Weakness dengan rentang Rp3.530-Rp3.670. Target Price dipatok di Rp3.860 dan Rp4.180, sementara stoploss ditempatkan di bawah Rp3.390. Dengan demikian, CPIN berpotensi memberikan peluang keuntungan yang sejalan dengan sinyal teknikal yang disajikan.

PTBA menguat 1,39 persen ke Rp2.910 dan terlihat adanya akumulasi pembelian. Posisi PTBA diperkirakan berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [iii] dari wave C, sehingga rekomendasi Buy on Weakness dengan entry Rp2.740-Rp2.840, target Rp2.990 dan Rp3.080, serta stoploss di bawah Rp2.660.

ULTJ menguat 0,31 persen ke Rp1.600 dan berada di atas MA20, menandai awal dari wave [iii] dari wave C dari wave (Y). Rekomendasi Buy on Weakness: entry Rp1.570-Rp1.600, target Rp1.665 dan Rp1.720, dengan stoploss di bawah Rp1.565. UNVR terpantau koreksi 5,50 persen ke Rp1.890, namun tetap di atas Rp1.845 sebagai level stoploss. Rekomendasinya adalah Spec Buy dengan rentang Rp1.875-Rp1.890, target Rp2.120 dan Rp2.300, serta stoploss di bawah Rp1.845.

broker terbaik indonesia