IHSG Diperkirakan Menguat Lanjutan, Sorotan ADMR ANTM ARCI HRUM Jadi Fokus Rekomendasi Buy on Weakness

IHSG Diperkirakan Menguat Lanjutan, Sorotan ADMR ANTM ARCI HRUM Jadi Fokus Rekomendasi Buy on Weakness

Signal A/DMRBUY
Open2090
TP2230
SL2010
trading sekarang

IHSG menunjukkan momentum positif dengan peningkatan volume pembelian, membuat investor optimis terhadap arah jangka pendek. Pelaku pasar menyaksikan pergerakan yang lebih berenergi dibandingkan hari sebelumnya, meski tetap menjaga kehati-hatian dalam mengelola risiko. Katalis dari pergerakan ini dipandang berasal dari sentimen domestik serta aliran modal yang mendukung likuiditas pasar, sehingga kami tetap berhati-hati terhadap kemungkinan volatile pada sesi berikutnya.

IHSG menguat 0,5% menjadi 8.322 pada perdagangan terakhir; level support berada di 8.170 dan 8.025, sedangkan resistance berada di 8.408 dan 8.596. Kondisi teknikal ini menciptakan kerangka bagi peluang melanjutkan tren positif jika beberapa level ditembus dengan kuat. Investor disarankan memantau pergerakan harga di area-area penting ini sebagai sinyal konfirmasi arah.

Riset MNC Sekuritas menekankan bahwa jika IHSG bertahan di atas 8.170, peluang penguatan menuju bagian wave c dari wave x berada pada rentang 8.440 hingga 8.503. Namun risiko koreksi menuju 8.149 hingga 8.217 tetap ada jika tekanan pasar meningkat. Rekomendasi ini memberi konteks bagi alokasi portofolio selama minggu perdagangan mendatang.

ADMR menguat 6,44% menjadi Rp2.150 dengan volume pembelian yang cukup signifikan. Posisi ADMR saat ini dipandang berada pada bagian wave c dari wave B, menunjukkan kelanjutan tren bullish. Buy on Weakness dianjurkan pada kisaran Rp2.090–Rp2.120 dengan target Rp2.190 dan Rp2.230, sementara stoploss ditempatkan di bawah Rp2.010 untuk membatasi risiko.

ANTM menguat 1,83% ke Rp4.460 dengan tekanan beli terlihat jelas. Saat ini saham diperkirakan berada di akhir wave c dari wave b, menunjukkan momentum yang masih positif. Spec Buy disarankan pada area Rp4.400–Rp4.420, dengan target Rp4.550–Rp4.680 dan stoploss di bawah Rp4.340.

ARCI dan HRUM juga menunjukkan aksi teknikal menarik. ARCI melaju 3,29% ke Rp1.885 dengan sinyal volume pembelian, posisi berada di bagian wave iii dari gelombang lima. Buy on Weakness direkomendasikan pada Rp1.830–Rp1.865, dengan target Rp1.980–Rp2.100 dan stoploss di bawah Rp1.805. HRUM menguat 2,50% ke Rp1.230, bertengger di bagian wave iv dari wave c, dengan rekomendasi Buy on Weakness pada Rp1.130–Rp1.205, target Rp1.290–Rp1.310, dan stoploss di bawah Rp1.105.

Analisis Teknis dan Rekomendasi Perdagangan

Analisis teknikal menunjukkan IHSG masih berada dalam jalur penguatan selama level support tidak ditembus. Struktur gelombang yang terbentuk mendukung kelanjutan tren naik, sehingga fokus utama bagi investor adalah strategi buy on weakness pada saham-saham unggulan. Perubahan dinamika harga global maupun domestik perlu diawasi sebagai faktor pendukung momentum.

Untuk manajemen risiko, fokus entry didasarkan pada zona yang disebutkan di paragraf sebelumnya. Rasio risk-reward tetap menjadi acuan utama, dengan target minimal 1:1,5 terhadap jarak stoploss. Disarankan juga memantau likuiditas harian dan volatilitas agar bisa menjaga eksekusi order agar tepat sasaran.

Keterangan akhir dari Cetro Trading Insight menekankan pantauan berkelanjutan atas IHSG dan saham kunci. Pembaruan rutin akan disampaikan melalui artikel pasar harian kami untuk memberi peluang trading yang relevan bagi investor ritel maupun institusional.

IndikatorNilaiKeterangan
IHSG8.322Perdagangan terakhir
Support8.170 / 8.025Level teknikal penting
Resistance8.408 / 8.596Level teknikal penting
broker terbaik indonesia