IHSG Diprediksi Menguat 8.300-8.400 Didukung Dana Asing; Sinyal Buy pada Saham Unggulan Mendominasi Menjelang RUPST

IHSG Diprediksi Menguat 8.300-8.400 Didukung Dana Asing; Sinyal Buy pada Saham Unggulan Mendominasi Menjelang RUPST

Signal M/BMABUY
Open845.000
TP880.000
SL800.000
trading sekarang

IHSG siap melaju mantap menembus batas psikologis 8.300-8.400 pada perdagangan Kamis (26/2/2026), menandai momentum penguatan yang menarik bagi investor Indonesia. Pergerakan kali ini dipicu optimisme domestik dan sentimen positif dari pasar global yang mulai membaik.

Kami, Cetro Trading Insight, memantau bahwa prospek IHSG tetap positif jika aliran dana asing terus berlanjut. Faktor teknikal dan dinamika pelaku pasar memperkuat potensi penguatan menuju kisaran tersebut sepanjang sesi perdagangan hari itu.

Di samping itu, pembacaan fundamental dan momentum kebijakan domestik turut memberi bobot pada pergerakan IHSG. Secara keseluruhan, hal-hal tersebut memperkuat sinyal bahwa IHSG berpotensi bergerak lebih lanjut ke zona 8.300-8.400 untuk menjaga tren kenaikan.

Di sektor keuangan, momentum positif didorong oleh arus dana asing yang besar ke pasar reguler, dengan bank-bank menjadi incaran utama para pelaku pasar menjelang RUPST. Adanya pembagian dividen dan aksi buyback dipandang sebagai katalis positif bagi industri perbankan dan indeks secara keseluruhan.

Analisa Ratih Mustikoningsih dari Ajaib Sekuritas menyoroti bahwa IHSG hari ini cenderung positif sejalan dengan arus dana asing yang tinggi ke sektor perbankan, menambah keyakinan terhadap kelanjutan tren positif indeks.

Secara rinci, inflow asing tercatat sebesar Rp2,7 triliun di pasar ekuitas domestik, memberi dukungan tambahan bagi IHSG untuk tetap berada dalam jalur penguatan dalam beberapa sesi mendatang.

Di sisi fundamental, dinamika laba dan pendapatan beberapa emiten turut membentuk pandangan investor. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) melaporkan laba konsolidasi 2025 sebesar Rp57,13 triliun, turun 5,26% secara yoy, meski pendapatan bunga tumbuh 4,27% menjadi Rp207 triliun dan pendapatan bunga bersih (NII) meningkat 5,54% menjadi Rp151 triliun. Ekspansi kredit juga melaju 12,31% yoy menjadi Rp1.521 triliun.

Faktor eksternal turut mempengaruhi suasana pasar, dengan bursa Amerika Serikat membukukan reli yang didorong sektor teknologi. Nasdaq Composite menguat 1,26% dan S&P 500 naik 0,81%, didorong terutama oleh kinerja perusahaan AI dan data center seperti NVIDIA yang melampaui ekspektasi dengan pertumbuhan pendapatan dan laba.

Berikut rekomendasi saham versi Ajaib Sekuritas untuk perdagangan hari ini, yang mencerminkan peluang teknikal: MBMA, EXCL, dan BUMI dengan sinyal Buy/Trading Buy serta parameter terkait seperti harga penutupan, target harga, dan stop loss.

SahamRekomendasiHarga PenutupanTarget HargaStop Loss
MBMABuy845880800
EXCLBuy3.3603.4903.170
BUMITrading Buy270282256
broker terbaik indonesia