IHSG melesat di zona hijau pada perdagangan sesi siang, menandai momen yang mengundang decak kagum para pelaku pasar. Lonjakan 79,92 poin setara 1,14% membawa indeks ke level 7.102,21, sebuah sinyal kuat bahwa minat beli masih kokoh di tengah dinamika global. Cetro Trading Insight melihat pergerakan ini sebagai respons terhadap aliran dana ke saham-saham berkapitalisasi besar yang tetap menjadi motor penggerak utama.
Pada jeda siang, sebanyak 504 saham menguat, 210 melemah, dan 244 saham stagnan. Kondisi breadth yang positif menunjukkan pelaku pasar sedang menggerakkan modal ke saham-saham berfundamental kuat. Keterangan ini memperkuat narasi bahwa arus likuiditas masih mendukung tren kenaikan indeks secara umum.
Seluruh indeks sektoral berada dalam zona hijau, kecuali konsumer siklikal dan keuangan yang masing-masing melemah 0,11% dan 0,09%. Pergerakan rotasi ini menegaskan adanya penyesuaian struktural antar sektor, meski tren kenaikan IHSG tetap bertahan secara keseluruhan. Secara umum, pasar menunjukkan daya tahan yang relatif kuat di tengah volatilitas yang ada.
Di antara saham unggulan, XISB (Indo Premier Investment Management) melonjak 25% ke Rp320, diikuti ROCK (Rockfields Properti Indonesia) yang naik 23,76% ke Rp3.490, dan LAPD (Leyand International) yang melonjak 22,08% ke Rp94. Kekuatan gerak harga ini menjadi pendorong utama indeks pada sesi siang.
Di sisi lain, sejumlah saham juga mengalami koreksi signifikan. PSDN turun 14,97% menjadi Rp159, ALKA turun 14,52% ke Rp795, dan ZATA melemah 14,46% ke Rp71. Pergerakan tersebut menandai adanya tekanan pada emiten tertentu dan mencerminkan mekanisme selektif pasar dalam menimbang risiko.
Analisa fundamental dan konteks pasar menunjukkan bahwa tren saat ini lebih bersifat moderat-positif, meski belum ada sinyal trading spesifik untuk instrumen tertentu. Karena itu, rekomendasi trading pada momen ini disampaikan sebagai no dan investor didorong untuk menjaga diversifikasi serta manajemen risiko yang prudent.