IHSG Menguat: ADRO Menjadi Sorotan Buy on Weakness dengan Target Rp2.520

IHSG Menguat: ADRO Menjadi Sorotan Buy on Weakness dengan Target Rp2.520

Signal A/DROBUY
Open2320
TP2520
SL2220
trading sekarang

IHSG berpeluang melanjutkan penguatan setelah penutupan kemarin menandai reli kuat di tengah peningkatan volume pembelian. Indeks benchmark itu ditutup naik 4,12 persen ke level 6.254, sinyal minat beli yang lebih luas mulai terlihat. Para pelaku pasar menilai gelombang pembelian ini sebagai konfirmasi pertama dari tren bullish yang sedang berjalan. Analisis dari Cetro Trading Insight menekankan bahwa momentum ini perlu diikuti dengan kehati-hatian pada fase konfirmasi lebih lanjut.

Menurut riset pasar, IHSG berada pada bagian dari wave iv dalam wave 3, sehingga pergerakan ke arah 6.476–6.577 menjadi titik uji utama. Namun demikian, potensi koreksi teknikal juga tetap ada menuju area 6.136–6.216 jika tekanan jual muncul. Kondisi ini menggarisbawahi pentingnya memonitor indikator volume dan momentum untuk mengonfirmasi kelanjutan tren.

Secara teknikal, level support IHSG berada pada 5.784 dan 5.594, dengan resistance di 6.286 dan 6.459. Dengan demikian, para trader disarankan berhati-hati pada fase konsolidasi sambil memantau sinyal lanjutan dari volume transaksi. Pergerakan ke depan tetap bergantung pada dinamika likuiditas dan respons pasar terhadap berita ekonomi domestik maupun global.

Di antara komponen indeks, ADRO menjadi fokus karena sentimen pembeli tetap kuat. Saham PT Adaro Energy Tbk itu naik 1,75 persen menjadi Rp2.320, didukung volume pembelian yang agresif dan harga mampu berada di atas MA20. Secara teknikal, posisi ADRO diperkirakan berada di awal wave [v] dari wave C, menunjukkan peluang aksi lanjut bagi para pemburu tren. Analisis ini disampaikan sebagai bagian dari kajian pasar harian oleh Cetro Trading Insight.

Rekomendasi entry untuk ADRO adalah Buy on Weakness pada kisaran Rp2.240–Rp2.300. Target price yang disorot adalah Rp2.410 dan Rp2.520, dengan stoploss ditempatkan di bawah Rp2.220 untuk membatasi kerugian. Rencana ini mempertimbangkan risiko volatilitas jangka pendek sambil memanfaatkan potensi pergerakan tren yang lebih luas.

Analisis ini menandai potensi peluang jangka menengah bagi ADRO seiring penguatan IHSG. Para investor disarankan memperhatikan pergerakan harga secara berkala, karena sinyal teknikal menunjukkan momentum kenaikan meskipun ada kemungkinan koreksi singkat. Dengan manajemen risiko yang tepat, peluang ini dapat memberikan manfaat bagi portofolio yang terdiversifikasi.

Saham Unggulan Hari Ini: BKSL, BUMI, OASA

BKSL (PT Sentul City Tbk) juga menunjukkan dinamika positif dengan kenaikan 1,47 persen ke Rp69, didominasi volume pembelian meski penguatannya masih tertahan oleh MA20. Analisis teknikal menunjukkan posisi BKSL pada bagian awal dari wave (4) dari wave [C], membuka peluang trading bagi para pelaku pasar yang ingin mengikuti arah tren secara berhati-hati.

BUMI (PT Bumi Resources Tbk) mengalami lonjakan signifikan sebesar 10,19 persen ke Rp173, disertai dengan peningkatan volume pembelian dan kemampuan bertahan di atas MA20. Kondisi ini mengarahkan pandangan ke potensi awal (A) dari wave [B], yang dapat menjadi sinyal pembelian tambahan bagi pelaku pasar yang mengikuti pergerakan komoditas energi.

OASA (PT Maharaksa Biru Energi Tbk) mencatat kenaikan 2,31 persen menjadi Rp266, dengan volume pembelian meningkat dan pembentukan pola wave 4 dari wave (C) yang sedang berlangsung. Para analis mengamati peluang Trading Buy pada kisaran Rp250–Rp262, dengan target Rp294 dan Rp320 serta stoploss di bawah Rp240, asalkan volatilitas pasar terkendali.

banner footer