IHSG diproyeksikan bergerak variatif pada perdagangan Senin, dengan kecenderungan menguji area resistance krusial di level 8.400. Kondisi teknikal saat ini menunjukkan pasar berada dalam fase menunggu arahan dari katalis pelaku pasar. Para analis menekankan bahwa pergerakan di kisaran ini bisa menentukan arah jangka pendek bagi indeks utama Indonesia.
Menurut William Hartanto, pendiri WH Project, resistensi 8.400 menjadi kunci pembalikan arah. Ia menilai area tersebut adalah batas penting dari retracement yang pernah terjadi pada rebound teknikal 30 Januari 2026. Tanpa melewati level itu, potensi reversal tetap terhenti dan IHSG masih rawan konsolidasi.
IHSG saat ini berada dalam rentang 8.120-8.400 dan belum menunjukkan pola reversal yang meyakinkan. Kondisi ini mengindikasikan fase konsolidasi sambil menunggu katalis baru dari dalam negeri maupun faktor eksternal. Pelaku pasar disarankan berhati-hati dan memantau pergerakan saham-saham unggulan untuk peluang aksi selanjutnya.
Dari sisi saham, IHSG masih mendapat dukungan dari saham-saham konglomerat, meski dinamika penguatannya terbatas. Kondisi ini membantu indeks berada di zona konsolidasi tanpa menampilkan dorongan breakout yang kuat. Sentimen pasar lebih banyak dipicu oleh pergerakan raksasa industri daripada katalis domestik tunggal.
Faktor teknikal saat ini belum mendorong IHSG melewati resistance 8.400, sehingga risiko pembalikan ke bawah tetap ada jika momentum tidak berlanjut. Para pelaku pasar perlu menjaga kehati-hatian dan mempertimbangkan strategi manajemen risiko yang tepat. Volume perdagangan dan volatilitas masih terjaga rendah sehingga peluang breakout tampak terakumulasi menunggu kabar baru.
Cetro Trading Insight menyarankan investor mempertimbangkan aksi ambil untung untuk menjaga rasio risiko-imbalan, khususnya jika saham-saham unggulan tidak melanjutkan penguatan pekan ini. Rekomendasi ini bersifat teknikal dan menimbang potensi variasi pasar tanpa memerlukan perubahan arah besar dalam portofolio. Investor juga didorong untuk memantau sinyal-sinyal dari sektor konglomerat sebelum melakukan penyesuaian posisi.
| Level | Interpretasi |
|---|---|
| 8.400 | Resistensi utama, pembatasan kenaikan jangka pendek |
| 8.120 | Batas bawah rentang konsolidasi |