IHSG Terkoreksi 3,38% di Jumat; Bank Besar Jadi Fokus Teknikal dengan Level Kunci

IHSG Terkoreksi 3,38% di Jumat; Bank Besar Jadi Fokus Teknikal dengan Level Kunci

trading sekarang

IHSG merosot 3,38% pada Jumat, 24 April 2026, menutup di 7.129,49. Penurunan ini menandai koreksi beruntun selama lima hari berturut-turut dan menambah kekhawatiran investor terhadap laju saham-saham raksasa. Aksi jual yang kuat di saham konglomerat serta sektor perbankan berkapitalisasi besar menjadi pendorong utama.

Di sesi perdagangan, nilai transaksi mencapai 24,3 triliun rupiah dengan volume 44,8 miliar saham. Sebanyak 701 saham berada dalam wilayah merah, 92 menguat, dan 166 bergerak datar. Kondisi ini menggambarkan suasana risk-off yang meluas di pasar domestik menyusul pelemahan rupiah dan volatilitas harga komoditas.

Analyst dari BRI Danareksa menyoroti faktor-faktor fundamental dan eksternal yang menekan IHSG, meski kualitas kinerja perbankan dianggap solid. Mereka menekankan pentingnya mengamati level teknikal sebagai acuan posisi. Strategi saat ini adalah wait and see sambil menanti perbaikan sentimen global dan rupiah, dengan fokus pada area support kuat sebagai pijakan rebound.

Secara teknikal, BRI Danareksa mengungkap beberapa level kunci untuk saham perbankan besar. BBRI diperkirakan memiliki area support di kisaran 2.900-2.850, dan peluang pembalikan masih terbuka jika harga mampu menembus 3.778 atau melewati MA-200.

BMRI juga memiliki dukungan dekat di 4.080-3.600, dengan sinyal reversal jika harga menembus 4.754, sekaligus menjadi titik breakout MA-200. Pergerakannya perlu dipantau ketat karena pembalikan bisa memberi arah pada bursa secara lebih luas.

BBNI menunjukkan area support 3.520-3.280, sementara potensi pembalikan baru terkonfirmasi jika harga menembus 4.228 atau melampaui MA-200. BBCA berada di zona support 5.500-4.700, dengan sinyal reversal jika berhasil menembus 7.840, yang juga menjadi level break MA-200.

InstrumenArea SupportLevel Break / TargetKeterangan
BBRI2.900-2.8503.778 / MA-200Pelaku pasar menanti konfirmasi pembalikan
BMRI4.080-3.6004.754 / MA-200Potensi arah jika level tembus
BBNI3.520-3.2804.228 / MA-200Isyarat reversal jika tembus
BBCA5.500-4.7007.840 / MA-200Level kritis untuk rebound

Strategi Investasi dan Rekomendasi dari Cetro

Hingga perdagangan terakhir, tekanan IHSG membuat investor berhati-hati. Meski demikian, peluang rebound tetap ada jika sentimen global membaik dan rupiah stabil. Hal ini membuka peluang trading jangka menengah bagi saham-saham bank besar jika level teknikal yang disebut di atas mampu ditembus.

Cetro Trading Insight menyarankan investor memahami konteks makro dan menjaga risiko. Penting untuk menggunakan level support sebagai pijakan dan menghindari keputusan gegabah. Skenario positif akan muncul jika ada konfirmasi harga menembus level kunci dengan penutupan harian yang kuat.

Karena tidak ada sinyal buy/sell eksplisit dari data saat ini, rekomendasi kami adalah tetap wait and see sambil menjaga eksposur risiko. Keputusan pembelian atau penjualan sepenuhnya berada di tangan investor, didukung analisis teknikal yang disajikan Cetro Trading Insight.

broker terbaik indonesia