
IHSG masih berpotensi koreksi pada perdagangan Kamis 21/5/2026, setelah ditutup melemah 0,82 persen ke level 6.318, didominasi tekanan jual. Dinamika pasar saat ini menandai fase koreksi yang perlu diwaspadai investor.
Riset MNC Sekuritas menjelaskan bahwa posisi pergerakan IHSG saat ini diperkirakan masih bagian dari wave v dari wave A dari wave (2). Analisa ini membantu menggambarkan kerangka pergerakan jangka menengah.
Cermati area koreksi pada rentang 6.148-6.179, dengan area penguatan terdekat di 6.401-6.514. Level support terlihat di 6.148, 6.092, dan resistance di 6.459, 6.635.
Daftar saham yang patut dicermati di IHSG mencakup AADI, AMRT, HRTA, MBMA. Secara teknikal, AADI terkoreksi ke 8.125 dan menunjukkan sinyal belian jika harga turun lebih lanjut. Sementara AMRT juga masuk radar dengan potensi trading buy meski ada tekanan jual; keduanya diposisikan dalam form wave yang mendukung strategi masuk pada koreksi.
Rincian rekomendasi: AADI Buy on Weakness dengan rentang masuk Rp7.475-Rp7.825, target Rp8.500 dan Rp9.125, stoploss di bawah Rp7.350. AMRT Trading Buy dengan rentang Rp1.380-Rp1.400, target Rp1.555 dan Rp1.635, stoploss di bawah Rp1.355.
HRTA dan MBMA juga direkomendasikan Buy on Weakness. HRTA masuk pada kisaran Rp1.810-Rp1.995 dengan target Rp2.240 dan Rp2.370, stoploss di bawah Rp1.755. MBMA masuk pada kisaran Rp406-Rp432 dengan target Rp478 dan Rp520, stoploss di bawah Rp396.