IHSG Tertekan, Rekomendasi Buy on Weakness untuk 4 Saham Unggulan MNC Sekuritas

IHSG Tertekan, Rekomendasi Buy on Weakness untuk 4 Saham Unggulan MNC Sekuritas

Signal U/NTRBUY
Open29163
TP30575
SL28700
trading sekarang

IHSG saat ini berada dalam fase downtrend menurut analisis teknikal, menandai koreksi yang cukup panjang. Gelombang pasar menunjukkan IHSG berada di bagian wave (b) dari wave [x], sebuah konteks yang menandakan peluang pergeseran arah jika konfirmasi terbentuk. Para pelaku pasar pun memperhatikan level-level kritis untuk menilai arah perdagangan ke depan.

Menurut riset MNC Sekuritas, IHSG akan menguji rentang 7.686-7.846 terlebih dahulu jika IHSG menembus zona dukungan. Riset tersebut menyoroti pentingnya reaksi harga di area tersebut untuk menentukan kelanjutan tren jangka pendek. Kondisi ini membuat isu teknikal menjadi determinan utama pada beberapa hari mendatang.

Seiring dengan itu, IHSG kemarin tertahan koreksi 0,96 persen ke level 7.939, dengan tekanan jual masih dominan. Koreksi tersebut juga menembus MA200, menambah konfirmasi bahwa bias jangka pendek masih bearish. Level support kunci yang perlu diperhatikan meliputi 7.712 dan 7.861, sedangkan resistance di 8.154 dan 8.306.

BRPT tercatat turun 1,66 persen menjadi Rp1.780 dan masih didominasi tekanan jual. Analisa menilai posisi BRPT sebagai bagian dari wave 5 dari wave C, sehingga momentum buy on weakness berada pada kisaran Rp1.430-Rp1.660 dengan target Rp2.020 dan Rp2.390 serta stoploss di bawah Rp1.350.

DSNG menguat 3 persen menjadi Rp1.375 meski momentum kenaikan masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA200. Selama harga berada di atas Rp1.310, rekomendasi DSNG adalah spec buy dengan target Rp1.485-Rp1.595 dan stoploss di bawah Rp1.310, mencerminkan potensi awal gelombang A dari wave B.

MDKA turun 7,11 persen ke 3.660 dengan tekanan jual. Analisa menunjukkan posisi MDKA berada di bagian iv dari iii, namun pola buy on weakness tetap dipertahankan pada kisaran 3.390-3.520 dengan target 4.060-4.200 serta stoploss di bawah 3.130. UNTR menguat 2,61 persen menjadi Rp29.450, dan diperkirakan berada pada bagian awal wave v dari wave 5; rekomendasi Buy on Weakness di kisaran Rp28.975-Rp29.350 dengan target Rp30.575 dan Rp32.025 serta stoploss di bawah Rp28.700.

Analisa risiko, sinyal dan rencana perdagangan

Analisa artikel menilai sinyal perdagangan cenderung teknikal dengan fokus pada momentum Buy on Weakness untuk saham BRPT, DSNG, MDKA, dan UNTR. Mengawasi tren IHSG yang masih downtrend, penggunaan level target dan stoploss merupakan kunci untuk menjaga manajemen risiko. Sinyal ini disampaikan sebagai kerangka potensi entry, bukan ajakan tanpa syarat.

Karena pola risk-reward minimal 1:1.5, investor disarankan mengatur posisi dengan manajemen risiko yang ketat. Dalam konteks ini, UNTR menjadi contoh rujukan karena memiliki entry sekitar Rp29.163, dengan target sekitar Rp30.575 dan stoploss Rp28.700, memberi peluang profit lebih besar dari risiko.

Platform kami, Cetro Trading Insight, menekankan pentingnya verifikasi data dan penyesuaian strategi dengan kondisi pasar yang dinamis. Pembaca disarankan melakukan evaluasi mandiri sebelum mengambil posisi, serta mempertimbangkan diversifikasi untuk menjaga eksposur portofolio tetap seimbang.

broker terbaik indonesia