IHSG turun 1,88% ke 6.196; Buy on Weakness di BIPI dan saham unggulan lain - Cetro Trading Insight

IHSG turun 1,88% ke 6.196; Buy on Weakness di BIPI dan saham unggulan lain - Cetro Trading Insight

Signal B/IPIBUY
Open150.000
TP200.000
SL128.000
trading sekarang

IHSG menutup perdagangan dengan koreksi signifikan, turun 1,88% ke 6.196 poin. Kondisi ini menegaskan tekanan jual yang masih kuat di pasar saham domestik. Berbagai faktor makro dan sentimen global turut berperan, membuat pelaku pasar berhati-hati dalam beberapa pekan terakhir.

Menurut riset MNC Sekuritas pada minggu ini, IHSG berada pada bagian wave iv dari wave (c) dalam pola [iv]. Kondisi ini menandai fase koreksi yang berlanjut. Area koreksi utama berada di 6.074–6.146, sementara area penguatan terdekat diperkirakan di 6.198–6.222.

Secara teknikal, level support terdekat berada di 6.111 dan 6.007, sedangkan resistance terlihat di 6.599 dan 6.705. Kondisi ini memberi gambaran bagi trader untuk memantau pergerakan IHSG dalam kerangka mingguan sambil menimbang saham-saham rekomendasi di pasar lokal.

Berikut saham saham yang menjadi fokus rekomendasi dalam pembahasan ini. Analisa menunjukkan adanya peluang Buy on Weakness pada saham-saham unggulan meski IHSG sedang mengalami tekanan jual. Relevansi teknikal tetap tinggi karena pola pergerakan harga menyiratkan momentum rebound jika harga berhasil mematahi level entry.

BIPI terkoreksi 7,32% menjadi Rp152 dan volatilitasnya masih tinggi meski volume relatif mengecil. Buy on Weakness diperkirakan berada di kisaran Rp134–150, dengan target harga Rp175 dan Rp200 serta stoploss di bawah Rp129. Perlu diingat bahwa dinamika harga bisa berubah seiring perubahan likuiditas dan sentimen pasar.

BKSL terkoreksi 4,17% ke Rp69, disertai dengan munculnya tekanan jual meski volume cenderung berkurang. DEWA terkoreksi 6,36% ke Rp442 dan pergerakannya berada di bawah MA200; Buy on Weakness diperkirakan di Rp392–414, dengan target Rp510–550 serta stoploss di bawah Rp330. RAJA terkoreksi 4,40% ke Rp870 dan volume cenderung turun; Buy on Weakness di Rp750–870, target Rp980–1.090, dan stoploss di bawah Rp675.

Analisa teknikal ini menunjukkan potensi peluang meski IHSG sedang dalam fase koreksi. Fokus utamanya adalah memanfaatkan momen pullback menuju area support sambil memperhatikan indikator risiko dengan rasio reward minimal 1 banding 1,5.

Untuk eksekusi, pertimbangkan entry sekitar Rp150 pada BIPI dengan stoploss di Rp128 dan target hingga Rp200. Pelaku pasar juga bisa mengadopsi pola serupa pada BKSL, DEWA, dan RAJA dengan level entry yang sesuai harga masing-masing yaitu Rp63–68 untuk BKSL, Rp392–414 untuk DEWA, dan Rp750–870 untuk RAJA, serta target Rp75– Rp82, Rp510–550, dan Rp980–1090. Pastikan setiap ekskusi didukung oleh manajemen risiko yang tepat.

Catatan dari Cetro Trading Insight menekankan bahwa rekomendasi ini bersifat teknikal dan bergantung pada pergerakan harga. Informasi ini bukan jaminan keuntungan, dan pembaca disarankan untuk melakukan due diligence serta memperhatikan dinamika pasar sebelum mengeksekusi perdagangan. Platform kami siap membantu pembaca mengikuti perkembangan pasar selanjutnya.

banner footer