ING Memperkirakan EUR/USD Menuju 1.18 di Akhir Tahun dengan Dovish Fed dan Relaksasi Tekanan Energi

ING Memperkirakan EUR/USD Menuju 1.18 di Akhir Tahun dengan Dovish Fed dan Relaksasi Tekanan Energi

Signal EUR/USDBUY
Open1.146
TP1.180
SL1.140
trading sekarang

Ing FX team, dipimpin Francesco Pesole, telah memperbarui proyeksi EUR/USD dengan target 1.18 pada akhir tahun. Mereka juga memperkenalkan dua skenario alternatif dan menyediakan pembaruan untuk harga minyak, gas, inflasi, dan suku bunga AS maupun zona euro. Laporan ini dirilis oleh Cetro Trading Insight.

Depresiasi dolar diperkirakan moderat di kuartal ketiga dan keempat, didorong oleh ekspektasi Fed yang lebih dovish dibandingkan harga pasar saat ini dan berkurangnya sensitivitas terhadap harga energi. Perubahan dinamika turut menambah ketidakpastian jangka pendek bagi volatilitas pasangan mata uang ini.

Model ING menunjukkan fair value jangka pendek di sekitar 1.160, sementara para pembeli euro dinilai siap mempertahankan level di atas 1.140. Mereka menegaskan bahwa ini adalah kerangka fleksibel dengan risiko upside terkait dinamika energi yang masih dapat berlanjut.

Dalam iterasi terbaru, ING menyoroti perubahan korelasi cepat antara harga energi dan pergerakan FX. Harga minyak dianggap menjadi driver yang semakin kurang relevan sementara ekspektasi suku bunga Fed mengambil alih penentu arah. Kondisi ini meningkatkan bobot pada analisis valuasi dan menekankan pentingnya prospek moneter AS dan zona euro.

Brent juga diperkirakan masih punya ruang rebound pasca sell-off yang cukup besar, meskipun diperkirakan tetap berada di bawah 90 USD/barel pada kuartal ketiga. Kendati demikian, dinamika ini diperkirakan tidak mengaburkan jalur pelemahan dolar terhadap euro secara bertahap sesuai skenario baseline ING.

Seputar kebijakan bank sentral regional, ING mencatat dua penahan suku bunga di Swiss dan Norwegia. Mereka memproyeksikan Bank Nasional Swiss tetap pada 0,0% untuk setidaknya dua tahun ke depan, sementara Norges Bank diperkirakan menaik 25 basis poin pada Agustus. Perkiraan ini menambah konteks bagi para trader dalam memandang EURUSD.

Implikasi pasar dan strategi perdagangan

Secara menengah, proyeksi EUR/USD menuju 1.18 di akhir tahun memberi bias bullish bagi pasangan ini jika dinamika kebijakan dovish Fed berlanjut. Trader dapat mempertimbangkan peluang beli dengan target yang lebih tinggi, selama level support sekitar 1.14 tetap terjaga.

Catatan risiko utama meliputi perubahan dalam korelasi energi dan aksi kebijakan bank sentral yang bisa menambah volatilitas. ING menyampaikan bahwa grafik sekarang lebih dipengaruhi ekspektasi suku bunga daripada faktor energi, sehingga fokus pada pergeseran kebijakan menjadi penting.

Rekomendasi praktis bagi pelaku pasar adalah memantau level 1.14 sebagai support penting dan 1.18 sebagai target jangka menengah. Selalu kelola risiko dengan rasio minimal 1:1.5 dan pertimbangkan skenario alternatif yang dihadirkan dalam laporan ING untuk menyeimbangkan risiko dan potensi imbal hasil.

banner footer