
Intervensi BoJ sekitar JPY 10 triliun, menurut MUFG Derek Halpenny, belum berhasil mendorong Yen menguat secara berkelanjutan. USD/JPY tetap berada pada kisaran stabil meski aksi intervensi telah dilakukan pada beberapa sesi belakangan. Hal ini menandakan bahwa intervensi tunggal belum cukup untuk mengubah arah tren yen secara mendasar. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.
Data upah dan inflasi Jepang yang lebih lemah memperkuat keseimbangan kebijakan BoJ yang berhati-hati. Pertumbuhan upah terlihat melambat, meningkatkan tekanan terhadap keberlanjutan stimulus moneter. Pasar juga menilai bahwa keputusan kebijakan akan bergantung pada de‑eskalasi AS-Iran dan dinamika imbal hasil global, sehingga risiko kebijakan jamak tetap tinggi.
Ketegangan geopolitik di Teluk Persia meningkatkan risiko lonjakan harga minyak, yang bisa menghambat upaya BoJ menahan USD/JPY di sekitar level 160. Brent crude berada dekat kisaran terendah mingguan, menambah tekanan pada sentimen yen meski beberapa dukungan teknis masih terbatas. Secara teknikal, volatilitas pasar cenderung rendah, tetapi arah jangka pendek USD/JPY tetap menjadi fokus para trader.
Data pendapatan pekerja Jepang menunjukkan pelemahan. Upah tunai meningkat 2.7% secara tahunan pada Maret, turun dari 3.4% dan di bawah konsensus 3.2%. Laporan ini menambah tekanan bagi BoJ untuk mempertahankan kebijakan akomodatif sambil menghadapi pertumbuhan yang lebih lemah.
Gaji pokok penuh meningkat 2.6% YoY, turun dari 3.0% sebelumnya. Kondisi pasar tenaga kerja yang lebih lemah memperkuat kasus untuk melihat bagaimana BoJ akan menyesuaikan kebijakan. Kurva OIS menunjukkan sekitar 18 basis poin kenaikan yang sudah diperkirakan hingga pertemuan berikutnya di bulan Juni.
Pasar tetap menilai kemungkinan BoJ menaikkan suku bunga pada pertemuan Juni, meskipun data domestik belum kuat. Risiko eksternal seperti volatilitas energi dan dinamika kebijakan bank sentral lain dapat membatasi pergerakan besar pada USD/JPY. Investor akan menimbang rilis data selanjutnya untuk menetapkan arah jangka pendek pasangan mata uang tersebut.