
Menurut analisis yang diulas oleh Cetro Trading Insight, Rabobank menilai Kanada telah memasuki resesi teknis dengan kontraksi GDP selama dua kuartal berturut-turut. Pada Q1 2026, GDP Kanada turun sekitar 0,1%, menandai arah perlambatan yang signifikan meski belum diakui sebagai resesi resmi. Narasi ini didorong oleh pemikiran Molly Schwartz yang menekankan perlunya memantau indikator ekonomi secara holistik, bukan hanya definisi teknis semata.
Para pemimpin politik Kanada, termasuk Perdana Menteri, bersama pejabat Bank of Canada, berupaya menenangkan pasar dengan menilai penurunan saat ini sebagai dinamika sementara. Mereka menekankan pentingnya fokus pada indikator ekonomi terdepan daripada hanya mengandalkan definisi teknis resesi. Di sisi lain, ketegangan perdagangan dan negosiasi ulang USMCA tengah memperbesar ketidakpastian bagi prospek ekspor Kanada.
Schwartz menekankan bahwa tarif sektoral dan penyelesaian syarat perdagangan dengan Amerika Serikat dan Meksiko akan sangat menentukan arah perekonomian Kanada ke depan. Laporan ini juga menyebut surat yang dikirim Menteri LeBlanc kepada pejabat AS dan Meksiko untuk mengusulkan perpanjangan USMCA selama enam belas tahun, mengingat tinjauan ulang perjanjian sedang berlangsung. Dampak kebijakan ini akan terlihat pada investasi swasta, dinamika produksi, dan kepercayaan pelaku pasar.
Ketegangan perdagangan dengan Amerika Serikat menjadi fokus utama dalam dinamika ekonomi Kanada. Beberapa analis menilai bahwa negosiasi ulang USMCA adalah kunci untuk menjaga akses pasar dan stabilitas rantai pasokan lintas batas. Dengan konteks tersebut, prospek pertumbuhan Kanada dipengaruhi oleh hasil perundingan yang akan menentukan arsitektur perdagangan jangka panjang.
Di tengah gambaran itu, para pejabat BoC dan pengamat ekonomi menegaskan bahwa inovasi di Amerika Serikat sedang mendorong pertumbuhan nasional, sementara Kanada mencatat laju pertumbuhan yang lebih lambat. Deputy Governor Carolyn Rogers menekankan bahwa kita perlu 'melihat melampaui indikator teknis' dan menilai indikator terdepan untuk mendapat gambaran lebih menyeluruh. Banyak pihak melihat resesi teknis ini sebagai sinyal untuk mempercepat proses negosiasi perdagangan dan kebijakan pendukung.
Prospek menuju pembaruan USMCA menekankan perlunya kepastian kebijakan yang konsisten dan reformasi perdagangan. Para pelaku pasar diharapkan menilai dampak potensial dari perjanjian yang diperbarui terhadap akses pasar AS dan stabilitas investasi. Ketika pertemuan resmi para delegasi berlangsung, pembaruan USMCA diharapkan memberikan kerangka kerja yang lebih jelas bagi rantai pasokan serta peluang ekonomi bagi industri Kanada.