Kebijakan Fed Stabil, Dolar Pulih dan Implikasi Pasar Global untuk Emas serta Pasangan Utama

Kebijakan Fed Stabil, Dolar Pulih dan Implikasi Pasar Global untuk Emas serta Pasangan Utama

trading sekarang

Week yang penuh bagi The Fed ditandai dengan permintaan kepada bank-bank lokal New York terkait eksposur terhadap USDJPY. Keterangan tersebut memicu spekulasi bahwa AS sedang mengeksplorasi kerja sama dengan Jepang untuk merespons pelemahan Yen. Reaksi pasar berupa tekanan jual tajam terhadap dolar pada pembukaan pekan.

Pada pertengahan pekan, The Fed menggelar pertemuan kebijakan moneter dan mempertahankan kisaran suku bunga federal funds di 3,50 hingga 3,75 persen, sesuai ekspektasi. Dalam sesi konferensi pers, Ketua Powell lebih fokus pada arah kebijakan dan masa jabatan, sambil menolak membahas beberapa isu di masa depan. Meski demikian, ia menyoroti adanya perbaikan jelas dalam pertumbuhan ekonomi serta penurunan risiko terkait inflasi dan ketenagakerjaan.

Secara simbolik, Indeks Dolar AS atau DXY diperdagangkan mendekati 96,90 dan berhasil memulihkan sebagian besar kerugian mingguan. Dinamika politik ditambah dengan pengajuan Warsh sebagai calon Ketua The Fed memicu harapan akan konfirmasi di Senat. Pasar juga menantikan rilis data AS seperti PMI Manufaktur ISM untuk Januari, aplikasi hipotek MBA, pangkas pekerjaan Challenger, serta klaim tunjangan pengangguran awal.

Di sisi sentimen, Dolar AS menguat dan Indeks DXY mendekati 96,90, memulihkan sebagian besar kerugian pekan ini setelah kabar politik mengubah ekspektasi kebijakan. Publikasi mengenai Warsh dan kemungkinan kebijakan terpaut menambah volatilitas bagi para trader mata uang.

EURUSD diperdagangkan di sekitar 1,1880 setelah dolar berhasil bangkit, mengembalikan sebagian kekuatan yang terlepas. Minggu depan, Hamburg Commercial Bank dan institusi Eropa lainnya akan merilis PMI Manufaktur, Jasa, dan Gabungan bagi Jerman dan Zona Euro, sementara ECB juga menilai survei pinjaman dan produksi industri. Focus utama tetap pada bagaimana kondisi ekonomi Eropa menavigasi lingkungan kebijakan yang beragam.

USDJPY berada di sekitar 154,50, setelah CPI Tokyo menunjukkan inflasi melambat di bulan Januari. Inflasi umum naik 1,5 persen secara year over year, sementara ukuran inti yang mendasari mereda ke 2 persen, lebih rendah dari ekspektasi. Kondisi ini mengurangi urgensi BoJ untuk menaikkan suku bunga, meskipun volatilitas di pasar yen tetap tinggi. Sementara itu USD/CAD berada di dekat 1,3580, CAD berada di atas USD meski data Kanada menunjukkan ekonomi terhenti di bulan November dengan PDB datar. PMI Kanada menjadi fokus data mendatang, sedangkan emas diperdagangkan di sekitar 4.880 per ons setelah mengambil keuntungan dari puncak sebelumnya, menandai pelemahan sebagian dari lonjakan harga yang sempat mendekati 5.598. Pergerakan dolar yang berbalik arah menambah volatilitas pada pasar komoditas dan mata uang.

Katalis Data Ekonomi Mendatang dan Risiko Kebijakan

Minggu depan para pelaku pasar akan memantau serangkaian rilis data dan pernyataan bank sentral yang dapat mengubah arah tren. Di awal pekan, pejabat BoE dan beberapa pejabat Fed diharapkan memberikan wawasan mengenai arah kebijakan ke depan, sementara para investor memantau bagaimana risiko inflasi mempengaruhi keputusan suku bunga di berbagai negara.

Rencana acara meliputi keputusan kebijakan Bank of Australia dan data pekerjaan Jolts AS, serta data inflasi zona euro dan perubahan pekerjaan ADP AS. Investor menilai sinyal mengenai momentum ekonomi dan respons kebijakan yang kemungkinan memicu pergerakan pada pasangan mata uang utama serta imbal hasil obligasi. Kalender juga mencakup laporan Nonfarm Payrolls hingga penutupan pekan untuk memetakan arah pasar secara lebih luas.

Penutup pekan menampilkan laporan Michigan Confidence dan komentar pejabat ECB serta BoE yang bisa membentuk arah pasar perdagangan global. Dengan adanya data tenaga kerja, penilaian inflasi, dan risiko geopolitik, volatilitas pasar diperkirakan tetap tinggi. Para pelaku pasar diimbau menjaga manajemen risiko sambil menilai peluang trading yang muncul dari pergerakan dolar, euro, yen, dan harga emas yang dinamis.

broker terbaik indonesia