Ketidakpastian Tarif dan Independensi Fed Goyahkan Dolar, Kata Antje Praefcke

Ketidakpastian Tarif dan Independensi Fed Goyahkan Dolar, Kata Antje Praefcke

trading sekarang

Antje Praefcke dari Commerzbank menyoroti bahwa ketidakpastian tarif yang berulang di bawah kepemimpinan Presiden AS semakin meresahkan kepercayaan jangka panjang terhadap dolar. Meski data ekonomi AS yang akan dirilis mendatang seperti ISM, ADP, dan NFP dinilai penting, dampaknya terhadap kurs belum tentu positif. Analisisnya menekankan bahwa perubahan kebijakan perdagangan, keseimbangan fiskal, dan potensi tekanan terhadap kemerdekaan Federal Reserve bisa membatasi dukungan dolar meskipun pertumbuhan ekonomi sedang kuat.

Ketidakpastian mengenai kebijakan perdagangan dan kredibilitas fiskal menggerogoti keyakinan bahwa pertumbuhan tinggi akan secara otomatis memperkuat dolar. Dalam pandangan Praefcke, kepercayaan terhadap kebijakan ekonomi dan stabilitas keuangan AS menurun, sehingga manfaat dari data ekonomi yang lebih baik tidak lagi pasti. Selain itu, isu inflasi dan kemerdekaan Fed diperkirakan akan kembali menjadi faktor krusial yang bisa mengubah daya tarik dolar bagi investor.

Praefcke menyatakan bahwa setiap langkah yang menurunkan kepercayaan terhadap kebijakan ekonomi jangka panjang memperluas risiko bagi dolar. Sinyal pasar sering kali terlihat nihil setelah jeda pasca kesepakatan perdagangan, namun realitas kebijakan yang tidak konsisten membuat pemulihan kepercayaan menjadi lebih sulit. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami implikasi kebijakan tersebut.

Tarif dan kebijakan perdagangan AS telah meninggalkan jejak volatilitas luas di pasar, memicu keraguan mengenai bagaimana kebijakan fiskal dan moneter akan saling berfokus. Interaksi antara kebijakan perdagangan yang berubah-ubah dengan tekanan biaya hidup menambah tekanan pada investasi dan likuiditas dolar. Pelaku pasar menilai bagaimana Federal Reserve akan menimbang respons terhadap tekanan politik dan ekonomi yang sedang berlangsung.

Ketidakpastian mengenai independensi Fed bisa mengurangi hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan dukungan dolar. Saat kepercayaan publik terhadap otoritas moneter memburuk, proyeksi kenaikan suku bunga atau pelonggaran kebijakan menjadi kurang bisa diandalkan. Kondisi ini meningkatkan risiko volatilitas di pasar valas ketika data AS yang positif tidak lagi otomatis mengangkat mata uang.

Para analis menekankan pentingnya jawaban kebijakan moneter yang proporsional terhadap dinamika inflasi dan pertumbuhan. Kejelasan mengenai bagaimana Fed akan menyeimbangkan antara memastikan harga stabil dan mendukung lapangan kerja menjadi kunci bagi pemulihan kepercayaan. Dalam konteks ini, baik pelonggaran maupun pengetatan dapat membentuk arah dolar dalam kuartal-kuartal mendatang.

Ketidakpastian kebijakan AS telah membentuk dinamika mata uang global karena dolar merupakan tolok ukur utama bagi perdagangan internasional. Investor menilai stabilitas hukum, aliran modal asing, dan posisi fiskal yang mendasari kekuatan dolar. Ketidakpastian ini mendorong perubahan sentimen pasar secara cepat, terutama ketika kebijakan eksekutif tampak berubah-ubah.

Data ekonomi AS yang dirilis mendatang seperti ISM, ADP, dan NFP akan menjadi ujian bagi kesehatan ekonomi dan kemampuan kebijakan terkait untuk menjaga nilai dolar. Jika data positif tidak lagi mampu mengangkat dolar, aliran modal bisa mencari perlindungan di aset safe-haven lain atau mengubah preferensi risiko. Dalam jangka panjang, kepercayaan global terhadap AS dan kemerdekaan Fed tetap menjadi faktor penentu arah dolar.

Pada akhirnya analisis ini menekankan perlunya pemahaman menyeluruh mengenai bagaimana kebijakan domestik dan dinamika geopolitik mempengaruhi mata uang utama. Cetro Trading Insight menegaskan pentingnya pembacaan konteks data ekonomi dan kebijakan secara utuh bagi investor. Pembaca disarankan untuk mengikuti rilisan data utama secara teratur dan menimbang komentar pejabat Fed.

broker terbaik indonesia