
Pasar global kembali menilai dinamika kebijakan di wilayah Eropa Tengah. Ekspektasi kenaikan suku bunga di Polandia dan Republik Ceko terlihat lebih lemah daripada sebelumnya, sehingga beberapa analis memangkas proyeksi menjadi dua hingga tiga kenaikan dalam dua belas bulan ke depan. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk memberi gambaran bagaimana perubahan kebijakan lokal mempengaruhi mata uang regional.
Penurunan kekuatan koruna terjadi karena perbedaan suku bunga dengan euro dan zloty yang menyempit, sehingga EURCZK berisiko menguat. Setelah sempat mencapai level rendah, pergerakan ini membuat pasangan EURCZK cenderung lebih tinggi, mencerminkan ketahanan mata uang asing terhadap kebijakan domestik. Kondisi ini menambah tekanan bagi posisi koruna terhadap euro.
Para pelaku pasar melihat re-pricing di pasar CEE, dengan ekspektasi kenaikan suku bunga di Polandia dan Republik Ceko turun dari empat potensi menjadi dua hingga tiga kali sepanjang horizon satu tahun. Hungary memperdalam ekspektasi pemotongan, dengan sekitar 115 basis poin dalam periode yang sama. Laporan ini menyoroti dinamika regional yang tetap rapuh dan rentan terhadap kejutan kebijakan.
Hingga data inflasi Polandia pekan ini menjadi kunci, dengan angka YoY sekitar 3.7 persen, tertinggi sejak Juni tahun lalu dan berada di luar batas toleransi NBP. Banyak analis melihat bahwa NBP kemungkinan tidak menaikkan suku bunga tahun ini, meskipun perbedaan inflasi antara negara di kawasan CEE makin besar dan menambah risiko bagi aset regional.
Hungary juga menonjol dengan pertemuan Bank of Hungary yang dovish, memicu ekspektasi pemotongan sekitar 115bp dalam horizon serupa. Ketika kebijakan menjadi lebih longgar di Hungaria, spread bunga antar negara adalah faktor penting bagi aliran modal dan perubahan nilai tukar regional.
Di Republik Ceko, bank sentral cenderung menahan kebijakan karena inflasi menurun. Meski demikian, divergensi inflasi antara Polandia dan Republik Ceko diperkirakan akan muncul pada musim panas. Dengan prospek kenaikan suku bunga ECB pada Juni, koruna tidak mendapatkan posisi yang kuat dan tetap terpapar volatilitas terkait pergerakan kebijakan luar.
Outlook mata uang menempatkan ECB June hike sebagai risiko utama bagi koruna, karena perbedaan kebijakan moneter antara zona euro dan kawasan CEE bisa melebar lebih lanjut. Ekspektasi ini meningkatkan tekanan pada EURCZK jika koruna tidak mengimbangi pergerakan inflasi regional.
Nilai koruna juga dipengaruhi oleh dinamika inflasi domestik yang lebih lemah di beberapa negara dan sinyal kebijakan yang lebih longgar. Pelaku pasar mungkin melihat EURCZK sebagai opsi perlindungan terhadap volatilitas, meskipun arah jangka pendek masih bergantung pada data inflasi berikutnya dan sikap ECB.
Sinyal trading yang kami lihat untuk EURCZK cenderung bullish dengan open di sekitar 24.25, target di 25.00, dan stop di 23.75. Rasio risiko-hadiah sekitar 1,5:1, sesuai dengan analisa kebijakan dan dinamika inflasi di kawasan CEE yang dibahas dalam laporan ini.