Laju Inflasi Kanada Melambat, BoC Diperkirakan Pertahankan Suku Bunga di 2.25%: Implikasi bagi CAD dan Pasar

Laju Inflasi Kanada Melambat, BoC Diperkirakan Pertahankan Suku Bunga di 2.25%: Implikasi bagi CAD dan Pasar

trading sekarang

Royal Bank of Canada (RBC) mencatat inflasi headline Kanada turun menjadi 1.8% pada Februari. Namun, pembacaan ini dibatasi oleh efek basis dari libur GST/HST tahun lalu serta penghapusan pajak karbon konsumen, yang membuat perbandingan dengan periode sebelumnya tidak sepenuhnya akurat. Analisis ini menyoroti bahwa faktor-tema musiman dan kebijakan fiskal memiliki pengaruh besar pada angka yang terlihat.

Sementara itu, ukuran CPI inti yaitu core trim dan median CPI menunjukkan pelambatan, masing-masing turun menjadi 2.3% secara year-over-year dan sekitar 1% pada level annualized tiga bulan. Pembacaan tersebut mengindikasikan bahwa tekanan permintaan mulai melunak, meskipun hambatan dari sisi pasokan tetap ada. Kondisi ini menjadi fokus bagi pelaku pasar untuk menilai arah kebijakan selanjutnya.

Isu pasokan tetap menjadi faktor penentu, dengan gangguan cuaca memukul produksi pangan seperti daging sapi dan kopi. Kenaikan harga minyak yang dipicu tensi regional berpotensi mendorong inflasi energi ke bulan depan. Bank of Canada diperkirakan akan menilai risiko eksternal yang meningkat namun tetap mempertahankan kebijakan saat ini di 2.25%.

Bagian inti CPI, seperti core trim dan median CPI, diartikan sebagai pembacaan yang lebih jelas karena mengeluarkan variabilitas bulanan dan perubahan pajak tidak langsung. Hasil Februari memperlihatkan tren melandai, dengan pembacaan inti yang lebih bersih mendekati level terendah dalam hampir lima tahun. Ini memberi gambaran bahwa tekanan harga yang berasal dari permintaan mulai mereda.

Secara year-over-year, core trim dan median CPI berada pada kisaran 2.3% dan sekitar 1% pada tiga bulan annualized, menunjukkan perbaikan relatif terhadap beberapa bulan sebelumnya. Penurunan ini menandai berkurangnya dampak permintaan domestik terhadap laju inflasi secara keseluruhan. Meski begitu, hambatan pasokan dan volatilitas harga energi tetap menjadi risiko yang perlu dicermati secara berkelanjutan.

Selain itu, gangguan pasokan di sektor-sektor strategis seperti pangan dan energi tetap relevan. Gangguan cuaca di sektor pertanian memperpanjang time lag pemulihan produksi, sementara harga minyak yang lebih tinggi menambah tekanan pada biaya transportasi dan listrik. Dalam konteks ini, kebijakan moneter perlu menimbang ketidakpastian eksternal sebagai bagian dari kerangka kerjanya.

Dalam pertemuan kebijakan pekan ini, pelaku pasar mengantisipasi Bank of Canada (BoC) akan mengakui meningkatnya ketidakpastian eksternal tetapi tetap mempertahankan tingkat suku bunga di 2.25% yang cenderung berada pada posisi agak akomodatif. Komunikasi Bank kemungkinan menekankan fokus pada dinamika supply-side dan volatilitas energi sebagai faktor pembentuk jalur kebijakan ke depan.

Seiring inflasi inti yang melunak dan tekanan pasokan yang tetap menjadi isu utama, BoC kemungkinan menjaga jalur kebijakan tanpa perubahan besar dalam jangka pendek. Sentimen pasar akan lebih responsif terhadap data inflasi berikutnya dan perkembangan geopolitik yang mempengaruhi harga minyak serta arus modal global.

Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami dinamika pasar. Meskipun analisis ini bersifat fundamental, faktor minyak dan faktor eksternal tetap menjadi risiko utama bagi arah CAD terhadap pasangan utama seperti USDCAD.

broker terbaik indonesia