Lie Halim Mundur dari MDTV NETV: RUPS 90 Hari dan Dampak Minimal bagi Perusahaan Media

Lie Halim Mundur dari MDTV NETV: RUPS 90 Hari dan Dampak Minimal bagi Perusahaan Media

trading sekarang

Langkah mengejutkan mengguncang lanskap bisnis media Indonesia: Lie Halim mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama MDTV Media Technologies Tbk, menjelang masa jabatan berakhir tahun ini. Pengumuman tersebut disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi dan langsung memicu pembicaraan di kalangan investor serta analis tentang arah strategis perusahaan. Kabar ini juga menambah dinamika manajemen di industri yang sedang berusaha menyehatkan pertumbuhan.

Surat pengunduran diri telah diterima pada 20 Februari 2026, menurut Corporate Secretary MDTV Cecilia Samantha Sasmita. Ia menyatakan bahwa keputusan Lie mundur tidak berdampak material terhadap kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan. MDTV menegaskan rencana menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham RUPS dalam waktu maksimal 90 hari sesuai POJK 33/POJK.04/2014.

Lie Halim diangkat sebagai Direktur Utama MDTV pada 7 November 2024, menggantikan Manoj Punjabi yang beralih menjadi Komisaris Utama. Pria berusia 66 tahun ini menamatkan pendidikan S1 Ekonomi bidang Ilmu Manajemen di Universitas Katolik Parahyangan Bandung pada 1984. Kariernya di industri penyiaran dimulai sejak 1990 dengan fokus pada sales dan marketing di PT Surya Citra Media SCTV, lalu ia diangkat menjadi Marketing Director di PT Rajawali Citra Televisi. Ia kemudian melanjutkan perjalanan di Indosiar Visual Mandiri hingga menjabat Komisaris Utama PT Net Visi Media Tbk pada 2021-2024.

Pengumuman tersebut menegaskan bahwa mundurnya Lie Halim tidak berdampak material terhadap kondisi keuangan dan kelangsungan usaha perseroan. Hal ini menunjukkan fokus manajemen pada kelangsungan operasional sambil menyiapkan transisi kepemimpinan. Bagi investor, pernyataan ini menurunkan risiko operasional jangka pendek terkait perubahan pimpinan puncak.

MDTV menyatakan akan menggelar RUPS paling lambat 90 hari setelah tanggal pengunduran diri, sesuai POJK Nomor 33/POJK.04/2014. RUPS diharapkan menjadi forum evaluasi kinerja dan tata kelola perusahaan serta memastikan transisi kepemimpinan berjalan mulus. Otoritas pasar modal juga memonitor jalannya RUPS sebagai bagian dari kepatuhan terhadap regulasi.

Secara konteks, mundurnya Lie Halim terjadi menjelang berakhirnya masa jabatannya pada 2026, sehingga perusahaan perlu menegaskan arah dan rencana ke depan melalui RUPS. Perubahan manajemen sering memicu evaluasi rencana strategi dan alokasi sumber daya. Cetro Trading Insight akan terus memantau dinamika ini untuk memberi gambaran bagi para investor dan pembaca kami.

Lie Halim berasal dari Bandung dan merupakan lulusan S1 Ekonomi bidang Ilmu Manajemen dari Universitas Katolik Parahyangan pada 1984. Profil ini mencerminkan fondasi kepemimpinan yang dibangun selama bertahun tahun di industri penyiaran. Panggung kariernya menampilkan perjalanan panjang di berbagai peran manajerial di sektor media.

Kariernya di industri penyiaran dimulai sejak 1990 di bidang sales dan marketing pada PT Surya Citra Media SCTV, sebelum ia diangkat menjadi Marketing Director di PT Rajawali Citra Televisi. Setelahnya, Lie melanjutkan perjalanan di Indosiar Visual Mandiri hingga menjadi Komisaris Utama PT Net Visi Media Tbk pada periode 2021-2024.

Perjalanan profesionalnya menandai lintasan panjang di industri TV Indonesia, membawa pengalaman yang relevan untuk tata kelola perusahaan publik. Pengalaman tersebut membentuk profil kepemimpinan yang fokus pada pertumbuhan dan tata kelola yang lebih kuat bagi MDTV ke depan.

broker terbaik indonesia