NFP Maret dan Arah EURUSD: Implikasi Kebijakan Fed bagi Pasar Forex

NFP Maret dan Arah EURUSD: Implikasi Kebijakan Fed bagi Pasar Forex

trading sekarang

Pertumbuhan Nonfarm Payrolls (NFP) bulan Maret diperkirakan naik sekitar 60 ribu pekerjaan, dengan tingkat pengangguran tetap di sekitar 4,4 persen. Laporan itu akan dirilis BLS pada hari Jumat pukul 12:30 GMT. Menurut Cetro Trading Insight, detail komponen tenaga kerja menjadi penentu utama sebelum keputusan kebijakan Fed di akhir tahun.

Reaksi pasar bisa tertahan karena libur Good Friday, sehingga likuiditasnya tipis meski data dirilis. Investor akan menilai bagaimana rincian pekerjaan serta perubahan upah mempengaruhi prospek kebijakan moneter. Hal ini membuat respons jangka pendek cenderung terbatas.

Februari lalu menunjukkan penurunan 92 ribu pekerjaan. Perubahan upah diperkirakan tetap moderat sekitar 3,8 persen secara tahunan, sehingga dampak langsung terhadap kebijakan Fed bisa terbatas jika inti data stabil. Analisis ini menggarisbawahi bahwa komposisi NFP mungkin mencerminkan normalisasi pasca cuaca buruk dan gangguan pemogokan di beberapa sektor.

ADP melaporkan bahwa sektor swasta menambah sekitar 62 ribu pekerjaan pada Maret, dengan dorongan utama berasal dari layanan kesehatan. Hasil ini sejalan dengan pandangan bahwa perekrutan di sektor non-manufaktur tetap kuat meski agenda upah menunjukkan moderasi. Sementara itu, ISM Manufacturing PMI berada pada 48,7, menandai kontras antara dinamika permintaan dan kapasitas produksi.

Meskipun beberapa indikator menunjukkan dinamika pekerjaan yang moderat, beberapa sinyal berbeda antar sektor tetap terlihat. Arah perekrutan bisa berbeda antar industri, dengan beberapa area membaik sedangkan yang lain melambat. Beberapa analis memperkirakan NFP bisa berada di sekitar 30 ribu, dengan potensi peningkatan pengangguran menuju 4,5 persen.

Pasar juga memperhitungkan pandangan kebijakan Fed melalui CME FedWatch, yang menunjukkan sekitar 80 persen peluang bahwa suku bunga akan tetap tidak berubah pada akhir 2026. Sejumlah analis sempat menilai kemungkinan pemotongan suku bunga, setidaknya satu kali, pada tahun ini. Hasil NFP yang lebih kuat dapat menimbulkan reevaluasi sikap kebijakan dan memperkuat dolar.

Secara umum pasar menyaksikan dolar AS menguat bulanan karena suasana risk-off dan ekspektasi hawkish pada kebijakan Fed. Indeks DXY naik lebih dari 2 persen pada Maret dan volatilitas meningkat di awal April. Ketua Fed Jerome Powell menegaskan bahwa tujuan dua mandat tetap berjalan dan kebijakan akan menunggu perkembangan data sebelum menimbang langkah selanjutnya.

Secara teknis, EURUSD menunjukkan bias bearish yang masih dominan meski ada upaya pemulihan. Pasangan ini masih berada di bawah garis tren menurun sejak akhir Januari, dan RSI terlihat mendekati level 40 setelah gagal menembus 50. Hal ini mencerminkan adanya tekanan jual yang berkelanjutan jika data ekonomi tidak memberi sinyal perubahan.

Level support utama berada di sekitar 1,1430–1,1400, kemudian 1,1300 dan 1,1220. Di sisi lain, resistance terdekat terlihat di 1,1600, lalu di kisaran 1,1680–1,1700, dengan 100-hari dan 200-hari SMA mendekat pada area tersebut. Peluang risiko-reward tetap terbatas jika rilis data berikutnya mengonfirmasi arah, sehingga trader disarankan menunggu konfirmasi sebelum membuka posisi.

broker terbaik indonesia