NZD/USD mencoba rebound di sekitar 0,5755 pada sesi Eropa, didorong oleh rilis data AS yang relatif tidak mengecewakan. Perkembangan ini menjaga pasangan berada di wilayah kunci yang sebelumnya menjadi batasan bagi pergerakan lebih lanjut.
Klaim Awal untuk tunjangan pengangguran AS turun 9.000 menjadi 198.000, melampaui ekspektasi pasar sekitar 215.000. Data ini menambah tekanan bagi dolar AS dan memperkuat pandangan bahwa The Fed mungkin menunda pemangkasan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan.
Kondisi tersebut menambah dinamika bagi NZD/USD, meskipun sebagian analis menilai gain terbatas karena fokus pasar beralih pada dinamika kebijakan moneter dan risiko terkait independensi bank sentral AS.
\Reserve Bank of New Zealand menilai siklus pelonggaran kemungkinan telah berakhir, dengan proyeksi OCR bisa dipertahankan hingga 2026 jika ekonomi tetap sehat.
Gubernur Hawkesby menegaskan opsi pemangkasan tetap terbuka, sehingga bank sentral masih bisa menyesuaikan kebijakan jika diperlukan.
Sementara itu, The Fed menghadapi data pekerjaan positif yang menahan peluang pelonggaran lebih lanjut, meskipun kekhawatiran soal independensi bank sentral bisa menambah volatilitas bagi USD dan menekan pasangan NZDUSD.
\Dari sisi teknikal, NZD/USD beroperasi dekat level dukungan dan resistensi kunci, dengan potensi koreksi jika dolar AS terus menunjukkan kekuatannya. Resistensi sekitar 0,58–0,5820 menjadi ujian penting bagi kelanjutan tekanan naik, sementara support di sekitar 0,57 memberikan batas bawah bagi penurunan.
Bagi trader, skenario utama menunjukkan peluang jual jika tekanan dolar berlanjut, dengan target keuntungan yang berada di bawah harga masuk dan stop loss di atas level resistance untuk melindungi modal.
Perdagangan ini memerlukan manajemen risiko yang tepat karena dinamika berita dan data kebijakan dapat mengubah sentimen pasar. Pelaku pasar disarankan menantikan konfirmasi tren melalui data berikutnya sebelum mengambil posisi besar.