Paradise Indonesia (INPP) Balik Laba Bersih Q1-2026 Didorong Ekspansi Aset Berpendapatan Berulang

Paradise Indonesia (INPP) Balik Laba Bersih Q1-2026 Didorong Ekspansi Aset Berpendapatan Berulang

trading sekarang

Di tengah dinamika pasar properti Indonesia, Paradise Indonesia melangkah dengan kekuatan baru dan membalikkan nasib dari kerugian menjadi laba bersih yang menggembirakan. Laba bersih mencapai Rp44,07 miliar pada kuartal I-2026, menandai kebangkitan signifikan bagi perusahaan dan para pemangku kepentingan. Ini bukan sekadar angka, melainkan indikator bahwa strategi fokus pada pengembangan aset pendapatan berulang mulai membuahkan hasil di lapangan.

Pendapatan total mencapai Rp326,90 miliar pada periode Januari–Maret 2026, tumbuh 14% secara YoY. Peningkatan ini didorong oleh kontribusi positif dari semua segmen, dengan segmen komersial menjadi kontributor terbesar sebesar Rp157,14 miliar (naik 19% YoY). Segmen perhotelan menyusul dengan Rp135,50 miliar (naik 4%), sementara penjualan properti mencatat kinerja solid Rp34,26 miliar (tumbuh 38%).

Pengakuan pendapatan atas proses serah terima rumah Antasari Place yang masih berlangsung pada awal 2026 menjadi faktor penggerak utama. CEO Paradise Indonesia, Anthony P Susilo, menyatakan fokus perseroan pada ekspansi terukur untuk memperkuat pendapatan berulang sambil menjaga pertumbuhan jangka panjang. EBITDA meningkat 20% menjadi Rp100,67 miliar, memperlihatkan fondasi operasional yang lebih kokoh.

Strategi ekspansi Paradise Indonesia dipaparkan secara terukur dengan fokus pada aset yang menghasilkan pendapatan berulang secara berkelanjutan. Proyek 23 Semarang Shopping Center dijadwalkan beroperasi pada kuartal II-2026, diharapkan memperkuat kontribusi segmen komersial. Dalam waktu bersamaan, proyek mixed-use 88 Plaza di Balikpapan telah dimulai fase pertama sejak akhir Januari, dengan dukungan proses pre-sales yang menunjukkan minat tinggi dari pasar.

Pipeline pengembangan meliputi Antasari Place Tower 2 dan kelanjutan pengembangan 88 Plaza, direncanakan secara terukur untuk mendukung target pertumbuhan jangka panjang. Paradise Indonesia menegaskan bahwa recurring income dipertahankan sekitar 70% dari total pendapatan, sambil terus memperkuat portofolio aset dan efektivitas ekspansi. Langkah ini juga didorong oleh peningkatan efisiensi operasional yang menopang kualitas arus kas.

Dalam pandangan jangka panjang, ekspansi terukur diharapkan menjaga stabilitas arus kas dan meningkatkan kualitas pendapatan di tengah dinamika industri properti yang terus berkembang. CEO Paradise Indonesia, Anthony P Susilo, menekankan keyakinan bahwa ekspansi terukur akan menjadi fondasi pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan. Dengan fokus pada aset pendapatan berulang, Paradise Indonesia berkomitmen menjaga momentum kinerja di masa mendatang.

banner footer