Pefindo Tetapkan Peringkat idBBB+ untuk SOCI dengan Prospek Stabil; Sukuk Rp3 Triliun Didukung SMI

Pefindo Tetapkan Peringkat idBBB+ untuk SOCI dengan Prospek Stabil; Sukuk Rp3 Triliun Didukung SMI

trading sekarang

Dalam laporan terbaru, Pefindo menetapkan idBBB+ untuk SOCI dengan prospek stabil, sebuah sinyal kebijakan kredit yang patut diperhatikan investor. Cetro Trading Insight menilai ini adalah pilar kepercayaan bagi pemegang saham dan kreditor, terutama di sektor perkapalan yang volatil. Kondisi ini menandakan SOCI memiliki posisi pasar yang kuat di segmen tanker serta kemampuan operasional terintegrasi yang mendukung arus kas. Namun, perlu dicatat bahwa margin SOCI masih perlu diperkuat untuk mengurangi beban leverage yang tinggi.

Pefindo menjabarkan bahwa rating mencerminkan kekuatan posisi pasar SOCI di segmen kapal tanker, aliran pendapatan dari kontrak sewa kapal, dan fleksibilitas keuangan yang memungkinkan pembiayaan ulang. Mereka juga menyoroti kelogisan strategi perusahaan dalam menjaga likuiditas melalui portofolio kontrak dan potensi ekspansi pendapatan. Meskipun dinamika tarif bisa berubah, struktur operasional SOCI yang terintegrasi memberi bantalan terhadap volatilitas pasar.

Meski demikian, terdapat risiko terkait kemampuan meningkatkan margin; lembaga pemeringkat menekankan bahwa leverage SOCI tetap tinggi. Pefindo juga menilai bahwa perpanjangan kontrak dan perubahan tarif sewa dapat mempengaruhi pendapatan dan margin. Akhirnya, peringkat SOCI bergantung pada kemampuan perusahaan mengurangi risiko pembiayaan kembali dan menjaga arus kas yang cukup untuk memenuhi kewajiban.

Rencana penerbitan Sukuk I Tahun 2026 dengan nilai maksimal Rp3 triliun menjadi pilar pembiayaan utama bagi SOCI, sesuai tematik laporan. Dana Sukuk rencananya akan dipakai untuk membiayai kembali sebagian pinjaman bank serta belanja modal perusahaan yang diperlukan. Sukuk ini didukung oleh fasilitas kredit subordinasi dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan dana pelunasan (sinking fund) untuk kupon dan pokok, sehingga meningkatkan kepastian pembayaran bagi investor.

Struktur transaksi menggabungkan fasilitas kredit subordinasi hingga Rp3 triliun dari SMI, yang memperkuat profil risiko keuangan perusahaan. Fasilitas tersebut dilengkapi oleh mekanisme sinking fund yang memperkecil risiko likuiditas pada saat jatuh tempo. Pefindo menyoroti bahwa meskipun dukungan SMI meningkatkan credit enhancement, investor tetap perlu waspada terhadap risiko jika kinerja SOCI turun secara signifikan.

Dalam skenario stres, Pefindo memproyeksikan SOCI akan menanggung utang tambahan sekitar Rp1 triliun per tahun pada 2032–2033 untuk pembiayaan kembali jatuh tempo Sukuk, sehingga leverage berpotensi membesar. Mereka mengantisipasi SOCI akan menggunakan sebagian fasilitas subordinasi SMI guna mengurangi tekanan pembiayaan ulang. Peringkat perusahaan bisa naik jika pendapatan tumbuh berkelanjutan dan margin meningkat, namun jika kontrak tidak diperbarui atau tarif sewa turun, profil keuangan bisa melemah dan peringkat turun.

banner footer