Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight dan merangkum pandangan DBS Group Research mengenai bagaimana hasil pemilu Jepang bisa mengubah ekspektasi terhadap yen. Wee menilai bahwa LDP-Inshin memiliki peluang untuk menambah kepercayaan pasar terhadap mata uang Jepang. Meski demikian, pergerakan yen tetap bergantung pada dinamika politik dan kebijakan fiskal Jepang dalam beberapa kuartal mendatang.
Wee menekankan bahwa kemenangan besar koalisi LDP-Inshin berpotensi memberikan dukungan pada JPY, meskipun pasar cenderung menilai risiko obligasi pemerintah Jepang secara berlebihan. Perkembangan ini bisa mengubah preferensi terhadap kebijakan moneter Jepang dan arah suku bunga. Kendati demikian, gambaran politik yang masih dinamis tetap menjadi faktor penentu arah yen ke depan.
Namun, arah pergerakan USD/JPY tetap diuji oleh risiko dolar AS yang masih ada dan adanya pertanyaan mengenai kebijakan The Fed. Dalam konteks ini, beberapa pandangan analis menilai bahwa Warsh belum tentu hawkish sepenuhnya atau mendukung pemetaan pemotongan suku bunga secara tegas. Pakar juga menilai bahwa lonjakan USD/JPY bisa bersifat sementara dan spekulatif, tergantung pada pesan kebijakan terbaru.
Di sisi kebijakan moneter AS, pasar tetap menimbang masa depan Fed setelah nominasi calon Ketua Fed oleh presiden. Banyak pelaku pasar sedang mencoba menilai apakah Warsh akan menerapkan jalur hawkish, menunda pemangkasan suku bunga, atau menjaga volatilitas neraca keuangan tetap terkendali. Hasil evaluasi ini sangat mempengaruhi arah USD terhadap pasangan dolar-Yen.
Ketidakpastian mengenai independensi The Fed dan sejauh mana Warsh akan menyeimbangkan tekanan politik menjadi faktor kunci. Jika Warsh cenderung mendukung kebijakan yang menjaga kredibilitas bank sentral, USD bisa menunjukkan arah tertentu terhadap yen. Pasar juga memperhatikan bagaimana koordinasi antara The Fed dan Treasury mempengaruhi ukuran neraca dan volatilitas pasar.
Investor menilai bahwa respons terhadap pemilu di Jepang bisa menahan laju lonjakan USD/JPY, terutama jika yen menguat karena langkah fiskal Jepang pasca pemilu. Dengan demikian, rekomendasi teknikal belum bisa ditarik karena informasi masih didominasi faktor fundamental.