Pada awal sesi, harga perak XAG/USD menyentuh rekor tertinggi sekitar 99,39 dolar AS sebelum mundur ke level sekitar 98,25. Pergerakan ini menunjukkan volatilitas tinggi di pasar logam mulia, meskipun berada dekat level psikologis 100,00.
Kelemahan dolar AS turut mendukung permintaan terhadap logam mulia ini. Indeks dolar berada di jalur untuk kinerja mingguan terburuk sejak Juni karena dinamika kebijakan dan ketegangan perdagangan, yang membangun suasana risk-on untuk logam berharga.
Secara teknis, pergerakan XAG/USD tetap menjaga bias bullish meski ada tekanan jual di sekitar 100,00. Garis MACD berada di atas nol dan RSI menunjukkan pembacaan yang konsisten dengan tren naik, memberikan sinyal momentum positif bagi pembeli.
Analisis teknikal menunjukkan arah naik dengan momentum yang tetap terjaga. MACD berada di atas nol dan RSI tetap berada dalam wilayah yang menguat, menegaskan tren bullish yang masih relevan.
Harga menemukan penjual di perpanjangan Fibonacci 127,2% dari rally 8–12 Januari di sekitar 99,50, sementara level 100,00 tetap menjadi penghalang psikologis yang perlu ditembus untuk melanjutkan kenaikan.
Target atas berikutnya berada di sekitar 106,38, yaitu perpanjangan 161,8% dari kisaran yang sama. Jika harga berhasil menembus 100,00, ruang bagi pergerakan hingga target ini bisa terbuka dalam beberapa sesi mendatang.
Rencana perdagangan bullish mengarahkan open sekitar 98,25 dengan take profit di 106,38 dan stop loss di 95,90. Rasio risiko-imbalan yang diukur lebih dari 1:3 membuat potensi keuntungan menarik jika pasar bergerak sesuai ekspektasi.
Namun jika harga gagal menembus 100,00 atau turun menembus support di 95,90, bias bullish bisa memudar dan posisi perlu dievaluasi untuk melindungi modal.
Secara keseluruhan, analisis teknikal menunjukkan peluang positif bagi XAG/USD selama level support tetap terjaga dan momentum bullish berlanjut. Pemantauan terhadap pergerakan dolar AS dan data ekonomi utama akan penting untuk konfirmasi arah berikutnya.