
OCBC menilai perak menunjukkan stabilisasi terbatas setelah aktivitas perdagangan yang berat serta arus ETF keluar. Christopher Wong dari OCBC menekankan bahwa dinamika pasar saat ini menambah tekanan jangka pendek pada harga, meskipun narasi permintaan jangka menengah tetap terlihat. Kebijakan Federal Reserve yang hawkish juga menjadi faktor penting yang membatasi upside logam mulia ini.
Analisis menyebut aliran ETF yang keluar sebagai pendorong penurunan kepemilikan secara signifikan. Data Bloomberg menunjukkan pengurangan kepemilikan ETF perak sebesar 205.925 oz pada sesi terbaru dan 2,95 juta oz sepanjang minggu lalu, sehingga penurunan year-to-date menjadi sekitar 9,2%. Hal ini menekan permintaan investasi dan menambah volatilitas harga.
Di sisi fundamental, meski kisah defisit pasokan masih relevan dalam jangka menengah, pergerakan harga jangka pendek cenderung lemah jika imbal hasil AS tidak turun atau likuidasi ETF tidak berkurang dengan jelas. Level teknikal menjadi penentu arah saat ini, dengan fokus pada dukungan di kisaran 63 dan 61 serta resistensi di sekitar 69,40–75,60.
Dari sudut teknikal, momentum bearish yang ringan terlihat pada kerangka harian meski penurunan pada RSI menunjukkan tanda-tanda penurunan mulai melambat. Hal ini memberi peluang bagi pergerakan sideways yang lebih lama jika harga tidak menembus level kunci.
Area support utama berada di 63 dan 61, sementara zona resistance berada di 69,40 (200 DMA), 70,5 (21 DMA) dan 75,60 (50 DMA). Pemodelan ini merefleksikan keterbatasan upside tanpa pelemahan signifikan pada faktor makro di sekitar pasar obligasi AS dan aliran ETF.
Harga terakhir berada di sekitar 65,50 dan pola stagnan ini mengarah pada potensi konsolidasi lebih lanjut. Bagi pelaku pasar, disarankan menanti konfirmasi arah sebelum mengambil posisi, mengingat rasio risiko-imbalan yang disarankan secara umum adalah minimal 1:1,5 dalam konteks perak, sambil menimbang ekspektasi volatilitas. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.