Perak Turun Akibat Ketegangan AS-Iran dan Antisipasi Kebijakan Bank Sentral | XAGUSD

Perak Turun Akibat Ketegangan AS-Iran dan Antisipasi Kebijakan Bank Sentral | XAGUSD

trading sekarang

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkatkan risiko geopolitik dan menambah tekanan pada harga energi. Lonjakan biaya energi seringkali mendorong inflasi lebih tinggi, yang pada akhirnya memicu pergerakan di pasar logam mulia seperti perak. Karena logam non-yielding, responsnya cenderung lebih sensitif terhadap perubahan ekspektasi inflasi dan kebijakan moneter.

XAGUSD turun sekitar 1,5% pada sesi Asia, beratraksi di sekitar $74.40 per ons troy. Investor mengevaluasi kemungkinan gencatan senjata dan apa artinya bagi likuiditas global. Sinyal risiko yang berubah meningkatkan volatilitas harga logam pada jangka pendek.

Para pedagang juga menilai langkah bank sentral yang akan datang sebagai penentu arah jangka pendek. Pasar menunggu keputusan Fed, BoJ, dan ECB yang diperkirakan akan menahan suku bunga lebih lama. Kebijakan moneter yang menahan biaya pinjaman memberi dukungan pada stabilitas harga, tetapi juga bisa menahan pergerakan signifikan pada perak.

Investasi logam mulia sering dipengaruhi oleh kebijakan moneter global, sehingga keputusan Federal Reserve menjadi fokus utama pekan ini. Menurut ekspektasi pasar, the Fed diperkirakan menahan kisaran suku bunga 3.50% hingga 3.75%, menandai ketetapan ketiga berturut-turut. Ekspektasi ini menambah ketenangan jangka pendek terhadap likuiditas pasar, meskipun volatilitas tetap ada akibat faktor geopolitik.

Bank of Japan diperkirakan mempertahankan kebijakan pada level 0.75% menjelang data ekonomi yang penuh tantangan akibat perang Teluk. Pesaing ekonominya berada dalam kondisi yang menimbang dampak konflik terhadap pertumbuhan dan harga energi. Penahanan suku bunga di BoJ menguatkan aliran modal ke aset berisiko lebih rendah seperti logam mulia.

ECB juga diantisipasi untuk menjaga tingkat suku bunga deposito di 2.0%, mengikuti jalur kebijakan yang sangat ketat. Investor akan memantau komentar pejabat bank sentral untuk petunjuk arah kebijakan masa depan. Ketetapan kebijakan yang tidak berubah bisa membantu menenangkan pasar untuk beberapa waktu, meskipun tekanan inflasi tetap menjadi tema utama.

broker terbaik indonesia