Harga perak XAG/USD bergerak sideways di bawah level 80.00 dolar AS sepanjang sesi perdagangan Eropa. Menurut Cetro Trading Insight, kondisi ini mencerminkan pasar yang menunggu arah kebijakan moneter The Fed. Para pelaku pasar mencoba memahami dampak keputusan Fed terhadap permintaan terhadap logam mulia.
Fed diperkirakan akan menahan suku bunga pada kisaran 3.50%-3.75% dalam waktu dekat. Menurut penilaian Cetro Trading Insight, peluang pemangkasan sebelum pertemuan kebijakan September hampir tidak ada menurut indikator pasar berjangka. Ketidakpastian ini menambah tekanan pada aset tanpa hasil seperti perak dalam jangka pendek.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta lonjakan harga minyak memberi dukungan terhadap aset safe-haven. Ketidakpastian geopolitik meningkatkan daya tarik logam mulia di mata investor. Namun, volatilitas wilayah tersebut bisa membatasi penurunan harga yang lebih dalam untuk sesi dekat.
Secara teknikal, XAG/USD membentuk pola Descending Triangle di sekitar 78.50 dolar AS pada kerangka empat jam. Pola ini menandai kontraksi volatilitas dan potensi perubahan arah jika harga menembus salah satu sisi. Resistance utama berada di sekitar 80.56 dolar AS, dengan batas atas pola yang membatasi kenaikan lebih lanjut.
Harga juga berada di bawah EMA 20-periode yang cenderung menurun di sekitar 80.56. Indikator momentum RSI 14 berada di sekitar 40.00, menunjukkan momentum lemah tanpa tanda oversold signifikan. Struktur ini menegaskan bias bearish jika harga menembus dukungan sekitar 78.00.
Resistance kunci berikutnya berada di sekitar 84.00, dan jika ditembus secara konsisten, peluang menuju zona 86.00 bisa terbuka. Sebaliknya, jika harga menembus dukungan di sekitar 78.00, target penurunan menuju sekitar 72.00 bisa terwujud. Investor disarankan menunggu konfirmasi breakout sebelum mengambil posisi.
Faktor fundamental utama adalah ekspektasi Fed menahan suku bunga dalam waktu dekat, dengan probabilitas tidak ada pemangkasan sebelum pertemuan September. Kebijakan ini biasanya menekan aset tanpa imbal hasil seperti perak dalam jangka pendek. Pasar juga menghadapi risiko volatilitas terkait kebijakan fiskal dan faktor makro global.
Di samping itu, risiko geopolitik di Timur Tengah dapat menambah ketidakpastian pasar dan menarik aliran modal ke aset perlindungan nilai. Ketegangan regional dan perubahan harga minyak dapat memperbesar pergerakan logam mulia. Situasi ini meningkatkan peluang pergerakan volatil yang bisa mengarah ke pergerakan besar maupun penyesuaian teknikal.
Sinyal perdagangan berdasarkan analisis teknikal mengindikasikan rekomendasi SELL dengan open di sekitar 78.50, target 72.00, dan stop di sekitar 82.00. Rasio risiko-imbalan diperkirakan lebih dari 1:1.5 tergantung realisasi pergerakan pasar. Pastikan konfirmasi pola dan manajemen risiko diterapkan saat mengeksekusi rencana ini.