Permintaan Asing Dorong Euro, ECB Diperkirakan Naikkan Suku Bunga pada Juni

Permintaan Asing Dorong Euro, ECB Diperkirakan Naikkan Suku Bunga pada Juni

Signal EUR/USDBUY
Open1.178
TP1.185
SL1.174
trading sekarang

Menurut laporan dari Cetro Trading Insight, Chris Turner dari ING menyoroti permintaan asing yang kuat terhadap aset eurozone. Total pembelian ekuitas dan utang eurozone mencapai sekitar EUR280 miliar pada dua bulan pertama tahun ini. Fenomena ini dapat memberikan dukungan marginal bagi nilai tukar euro, meskipun faktor fundamental lain tetap membentuk pergerakannya.

Turner menilai pasar hampir tidak mengharapkan kenaikan suku bunga ECB pada April, meskipun menunggu langkah pada Juni. Ekspektasi ini sejalan dengan harga pasar yang menahan diri sejak data neraca pembayaran dirilis. Analisis oleh tim kami di Cetro Trading Insight menilai dinamika ini meningkatkan peluang euro menguat jika faktor kebijakan lain mendukung.

EURUSD saat ini diperdagangkan dalam kisaran sempit antara 1.1750 dan 1.1800. Pergerakan ke arah 1.1850 bisa terjadi jika terdapat kejutan dovish dari pejabat kebijakan seperti Kevin Warsh. Secara kebijakan dan teknikal, kombinasi permintaan asing yang kuat dengan ekspektasi Juni membuat peluang bagi euro tetap relevan meski risiko global membatasi upside.

Data neraca pembayaran Februari menunjukkan minat beli asing pada aset eurozone tetap kuat, sehingga aliran modal masuk masih berlanjut. Pembelian ekuitas dan utang eurozone menjadi pendorong utama yang menopang permintaan terhadap euro. Menurut analisis kami di Cetro Trading Insight, dinamika ini memberikan dukungan pada euro meskipun faktor global tetap beragam.

Pasar menilai peluang kenaikan ECB pada bulan ini sangat rendah, sementara probabilitas kenaikan pada Juni masih sekitar 68%. Kendati ada sinyal inflasi, pasar menempatkan risikonya pada stimulus kebijakan yang lebih hati-hati. Analisis di Cetro Trading Insight menyiratkan bahwa jalur Juni tetap menjadi fokus utama bagi pelaku pasar.

ING memperkirakan bahwa kenaikan suku bunga pada Juni akan dipakai untuk menjaga kredibilitas anti-inflasi di mata investor. Langkah ini dipandang diperlukan untuk memberi sinyal tegas mengenai jalur kebijakan ke depan. Jika benar, volatilitas euro dapat meningkat seiring pasar menilai prospek sikap kebijakan yang lebih hawkish di tahun ini.

Analisis teknikal menunjukkan peluang EURUSD menembus resistance sekitar 1.1850 jika sentimen dovish dari pejabat kebijakan muncul. Indikator harga dan momentum menunjukkan ruang untuk pergerakan ke atas asalkan kunci support tetap terjaga. Dukungan dari aliran modal asing yang berkelanjutan meningkatkan peluang breakout.

Selain itu, kisaran 1.1750-1.1800 tetap menjadi baseline yang perlu dilampaui untuk perubahan tren. Breakout di atas level tersebut akan memberikan sinyal pembeli menguasai pasar dan membawa peluang menuju 1.1850. Jika pasar gagal menembusnya, euro bisa kembali menurun menantang support di sekitar 1.1700.

Rencana perdagangan yang prudent adalah membuka posisi beli dengan target take profit 1.1850 dan stop loss di 1.1740. Rasio risiko-imbalan yang diantisipasi sekitar 2.1:1 jika tren naik berlanjut ke TP. Pastikan manajemen risiko selaras dengan profil risiko investor dan gunakan ukuran posisi yang proporsional agar sinyal tetap konsisten dengan strategi buy.

broker terbaik indonesia