Menurut Cetro Trading Insight, penurunan tajam pada Ifo Business Climate Index dari 86.3 menjadi 84.4 menandakan dampak signifikan gangguan harga energi terhadap ekonomi Jerman. Indikator ini mencerminkan bagaimana biaya energi menekan aktivitas produksi dan belanja konsumen. Para pelaku pasar menyadari adanya perlambatan kegiatan ekonomi sejak awal tahun.
Para ekonom memperkirakan pertumbuhan Jerman pada 2026 bisa berada pada kisaran 0.6% secara keseluruhan, atau 0.3% jika disesuaikan dengan jumlah hari kerja. Proyeksi ini menyoroti betapa faktornya tekanan luar negeri dan dinamika domestik bisa membatasi momentum ekonomi. Bahkan jika jalur pasokan minyak pulih akhirnya, laju pertumbuhan masih bisa tertahan.
Faktor fiskal sekitar 0.8% dari PDB tetap membantu, tetapi efeknya sebagian besar tergerus oleh kurangnya reformasi menyeluruh, kenaikan tarif perdagangan, dan guncangan harga energi. Stimulus tersebut menahan kontraksi, namun tidak cukup mengangkat ekonomi ke jalur pertumbuhan yang lebih kuat. Kebijakan struktural yang lebih luas dinilai diperlukan untuk menjaga prospek selama 2026.
Ketergantungan pasokan minyak terhadap Selat Hormuz menjadi fokus utama ketika jalur pengiriman tersebut tertutup selama tiga bulan. Ketidakpastian pasokan energi menekan harga dan menghambat pemulihan aktivitas ekonomi. Kraemer menekankan bahwa setiap hari tanpa aliran minyak meningkatkan risiko resesi bagi Jerman.
Penyesuaian proyeksi 2026 menjadi 0.6% dan penyesuaian 0.3% karena jumlah hari kerja yang tinggi menegaskan bahwa faktor eksternal tetap menjadi penentu utama arah ekonomi. Situasi ini bisa memburuk jika pasokan energi memburuk lebih lanjut atau konflik geopolitik meningkat. Oleh karena itu, diversifikasi sumber energi dan kebijakan fiskal yang adaptif diperlukan.
Artikel ini disusun dengan bantuan alat kecerdasan buatan dan telah direview oleh editor. Ringkasannya: dinamika harga energi dan risiko geopolitik dapat membatasi pertumbuhan Jerman pada 2026, meskipun stimulus fiskal membantu menjaga start yang relatif positif.