Menurut Michael Pfister dari Commerzbank, kepatuhan tinggi Mexico terhadap USMCA dan lonjakan impor AS dari Meksiko pada 2025 telah membantu menahan dampak tarif AS terhadap ekonominya. Keberlanjutan kepatuhan tersebut telah membantu stabilisasi peso meski ada guncangan perdagangan. Penekanan pada kepatuhan membuat perdagangan lintas batas lebih mulus dan mengurangi risiko kejutan tarif di masa depan.
Pengecualian terkait perdagangan kini mencakup bagian besar aktivitas dagang antara kedua negara. Kondisi itu memperkaya pendapatan ekspor Meksiko ke Amerika Serikat dan memperkuat posisi peso di pasar internasional. Dengan basis perdagangan yang lebih aman, investor menilai risiko eksternal sebagai lebih terkendali.
Data ekspor 2025 menunjukkan peningkatan hampir 6% dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam perbandingan dengan Kanada, tren ekspor Mex ke US lebih baik meski ada dinamika tarif. Kekuatan performa ekspor ini menjadi salah satu pendorong utama performa peso sepanjang tahun lalu.
Banxico memiliki fleksibilitas kebijakan yang lebih fokus pada pertumbuhan domestik, bukan hanya dampak kebijakan perdagangan AS. Analisis menunjukkan kebijakan moneter dapat menimbang faktor domestik seperti inflasi, lapangan kerja, dan investasi. Artinya, tekanan eksternal dari kebijakan AS tidak lagi menjadi faktor utama yang menggerakkan keputusan suku bunga.
Ketergantungan ekspor ke Amerika Serikat tetap signifikan, tetapi kehadiran USMCA yang stabil menambah kejelasan pada arus perdagangan. Stabilitas ini mengurangi volatilitas kredit nasional dan mendukung prospek pertumbuhan. Namun, perubahan geopolitik di kawasan bisa mengubah dinamika risiko bagi peso.
Kepatuhan tinggi terhadap USMCA juga menambah daya tahan peso terhadap kejutan eksternal. Investor menilai peso sebagai aset yang lebih konsisten dalam siklus bisnis global. Secara keseluruhan, peso telah menunjukkan reli yang didorong kepatuhan perdagangan dan fondasi ekonomi domestik.
Jika konflik dengan Iran berakhir, USD/MXN kemungkinan turun sedikit lagi. Hal ini sejalan dengan kemunculan tekanan terhadap dolar ketika risiko geopolitik mereda. Pergerakan ini juga dapat didorong oleh pijakan ekspor Mexico yang kuat ke pasar Amerika.
Secara umum, analisa ini menggabungkan faktor fundamental dengan dinamika kebijakan moneter dan perdagangan. Peso mendapatkan dukungan dari rekam jejak kepatuhan USMCA dan stabilitas ekspor ke AS. Kondisi ini meningkatkan keyakinan bahwa USD/MXN bisa bergerak lebih rendah jika prospek ekonomi domestik menguat.
Untuk investor, penting menilai risiko seperti volatilitas pasar, kebijakan Fed, dan perubahan kebijakan perdagangan. Karena data yang ada masih bersifat directional, sinyal teknis belum bisa ditetapkan secara pasti. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.