
Menurut laporan Cetro Trading Insight, Darren Jones, anggota parlemen Inggris dan sekutu Keir Starmer, menilai sumber pembiayaan untuk pemotongan biaya energi belum jelas. Pendapatnya menambah sorotan terhadap stabilitas politik menjelang pembahasan anggaran.
Dalam pidato pertamanya pada Senin, Perdana Menteri Andy Burnham mengumumkan rencana menghapus VAT pada tagihan listrik domestik mulai 1 Oktober. Efeknya diperkirakan menghemat sekitar £45 dari tagihan tahunan sekitar £1.862 untuk rumah tangga di Inggris.
Burnham menegaskan langkah ini bertujuan memberi warga lebih banyak uang di kantong dan harapan baru, sambil menyatakan bahwa biaya potongan akan ditutupi dari anggaran program ID digital senilai £1,8 miliar yang kini dibatalkan.
Reaksi pasar terhadap berita ini terlihat korektif pada GBP setelah cuitan tersebut; pasangan GBP/USD tergerak sekitar 1,3440, turun dari intraday high 1,3455 meski masih lebih tinggi dari penutupan Senin di 1,3430.
Kondisi ini mencerminkan ketidakpastian pembiayaan kebijakan jangka menengah dan bagaimana stabilitas politik mempengaruhi keputusan investor.
Pengumuman pembatalan program ID digital juga menandai penyesuaian fiskal untuk menutupi potongan pajak, yang berpotensi mempengaruhi rencana belanja modal dan kepercayaan pasar terhadap kemampuan pemerintah membiayai reformasi.