
Langkah terbaru Prajogo Pangestu untuk menambah porsi saham di Barito Renewables Energy Tbk menghadirkan sorotan baru di pasar modal Indonesia. Aksi ini dinilai sebagai sinyal kepercayaan jangka panjang terhadap prospek perusahaan yang bergerak di sektor energi terbarukan. Cetro Trading Insight membedah implikasinya dari sisi fundamental bagi para pemangku kepentingan.
Transaksi dilakukan pada Rabu, 17 Juni 2026, ketika Prajogo membeli saham BREN sebesar 6,8 juta lembar. Pembelian terjadi dengan rentang harga bervariasi antara Rp3.740 hingga Rp3.880 per saham, menunjukkan akumulasi bertahap yang seringkali menandai keyakinan atas nilai intrinsic perusahaan. Secara total, dana yang digelontorkan mencapai sekitar Rp25,88 miliar.
Dengan tambahan porsi kepemilikan, Prajogo Pangestu kini memiliki 148.489.700 saham, setara 0,111% dari total modal ditempatkan dan disetor BREN. Adapun saham BREN ditutup turun 12% pada hari itu ke Rp3.740, mencerminkan dinamika antara pembelian insider dan respons pasar yang beragam.
Pembelian dilakukan pada 17 Juni 2026 dengan detail alokasi saham pada berbagai harga. Investor mengakumulasi saham di berbagai level Rp3.740–Rp3.880, yang menunjukkan strategi pembelian bertahap untuk memaksimalkan nilai transaksi sambil menjaga likuiditas.
| Harga per saham (Rp) | Jumlah saham |
|---|---|
| 3.750 | 773.800 |
| 3.880 | 268.700 |
| 3.740 | 148.400 |
| 3.770 | 150.800 |
| 3.780 | 460.800 |
| 3.790 | 333.900 |
| 3.800 | 2.700.600 |
| 3.810 | 506.000 |
| 3.820 | 321.800 |
| 3.830 | 286.800 |
| 3.840 | 189.400 |
| 3.850 | 288.300 |
| 3.860 | 73.100 |
| 3.870 | 98.700 |
| 3.760 | 208.900 |
Total investasi mencapai Rp25,88 miliar, dan dampaknya terlihat pada kepemilikan meningkat menjadi 0,111% dari total saham beredar. Meskipun demikian, harga penutupan BREN pada hari itu mengalami pelemahan signifikan, menutup di Rp3.740 atau turun sekitar 12%.
Secara fundamental, aksi pembelian ini bisa dilihat sebagai tanda kepercayaan insider terhadap prospek Barito Renewables Energy. Meskipun pasar merespons negatif pada hari itu, masuknya pemegang saham pengendali sebagai investor pribadi memberi potensi dukungan jangka panjang bagi harga saham jika fundamental perusahaan menunjukkan progres positif.
Secara teknikal, pergerakan harga saat ini menunjukkan volatilitas yang tinggi, sehingga pendekatan buy harus mempertimbangkan level risiko yang telah ditentukan. Dalam analisa dari Cetro Trading Insight, sinyal buy bisa dipertimbangkan dengan manajemen risiko yang jelas dan target harga yang realistis, di mana open berada di sekitar Rp3.740, dengan stop loss Rp3.550 dan take profit Rp4.025.
Secara keseluruhan, dinamika ini menunjukkan kombinasi antara sinyal fundamental positif dari insider buying dan volatilitas harga jangka pendek. Investor perlu memantau perkembangan operasional BREN serta respons pasar terhadap isu-isu terkait proyek energi terbarukan dan kebijakan pasar modal yang relevan.