
Pasar keuangan global tampak tenang pada awal perdagangan hari ini, karena investor menanti data ekonomi kunci. CPI AS untuk Mei dan keputusan kebijakan Bank of Canada (BoC) menjadi fokus utama, meski volatilitas pasar masih relatif rendah. Para pelaku pasar menilai bagaimana data inflasi dan pernyataan kebijakan bisa mempengaruhi ekspektasi suku bunga serta aliran modal ke aset berisiko maupun aset lindung nilai.
Indeks dolar AS (DXY) dilihat melemah tipis dibandingkan hari sebelumnya, memberi ruang bagi beberapa pasangan mata uang utama untuk bergerak. Pada pembukaan Asia, indeks berada di bawah level 100,00 dan para trader menilai dampak dari rilis CPI yang akan datang terhadap arah kebijakan bank sentral dan volatilitas mata uang utama.
Di sisi lain, data China menunjukkan CPI tahunan stabil di 1,2% pada Mei, sementara PPI naik 3,9% YoY, mengisyaratkan tekanan harga dari sisi produsen. AUDUSD diperdagangkan dalam kisaran sempit sekitar 0,7020, sementara USD/CAD mendekati level tertinggi enam bulan sebelum mencoba rata-rata harian. BoC secara luas diperkirakan mempertahankan suku bunga pada 2,25%, namun nada kebijakan dan prospek inflasi menjadi fokus hingga pernyataan resmi.
Emas berada dalam tekanan bearish setelah turun lebih dari 1% pada sesi sebelumnya, mencatat level terendah dalam beberapa bulan. Sementara itu EURUSD berusaha menjaga posisi di sekitar 1,1550, menandai keseimbangan antara sentimen risiko dan beberapa petunjuk kebijakan ECB yang akan datang.
Menjelang keputusan ECB pada Kamis, para pelaku pasar menunggu arahan kebijakan dan bagaimana sinyal terkait jalur suku bunga akan membentuk arah pasangan utama. Di sisi lain, USDJPY bergerak sideways di atas level 160,00, menandakan ketidakpastian arah dalam jangka pendek dan potensi perubahan volatilitas jika data Jepang mengejutkan.
Data Jepang menunjukkan PPI melonjak 6,3% YoY pada Mei, melampaui ekspektasi dan menambah beban terhadap harga produksi. Kombinasi faktor ini membentuk lanskap trading yang lebih kompleks, dengan fokus pada pergerakan teknikal di beberapa pasangan terkait dolar AS serta risiko geopolitik yang sedang berlangsung.