RBC: Februari Lemah Data Pasar Kerja Kanada, Namun Outlook Makro Mendukung Pemulihan Tenaga Kerja hingga 2026

RBC: Februari Lemah Data Pasar Kerja Kanada, Namun Outlook Makro Mendukung Pemulihan Tenaga Kerja hingga 2026

Signal USD/CADSELL
Open1.380
TP1.350
SL1.385
trading sekarang

Royal Bank of Canada (RBC) mengemukakan bahwa data pasar kerja Kanada untuk Februari menunjukkan pelemahan. Penurunan pekerjaan tercatat sekitar 84.000 orang, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 6,7 persen. Partisipasi angkatan kerja juga turun, mencapai level terendah sejak pandemi di 1997. Gambaran ini menandakan volatilitas bulanan yang menantang fokus pada tren inti.

Analisis ini menekankan bahwa perubahan bulanan cenderung fluktuatif karena dinamika demografis dan perubahan kependudukan. Pertumbuhan populasi pada periode Januari-Februari 2026 hanya sekitar 12.500 orang, jauh dari kenaikan 103.000 pada periode yang sama di 2025. Kondisi ini membuat angka pekerjaan bulanan terlihat lebih lemah meskipun sinyal pemulihan bisa terpendam di baliknya.

Fan juga menegaskan bahwa meskipun laporan menunjukkan kemunduran jangka pendek pada pekerjaan, pertumbuhan pekerjaan yang lamban bisa menyamarkan peningkatan permintaan perekrutan yang lebih kuat di belakang layar. Meskipun pengangguran Februari naik menjadi 6,7 persen, tingkat itu masih lebih rendah dari rata-rata Q4-2025 sebanyak 6,8 persen. Jumlah jam kerja total turun 1,1 persen pada Februari, sehingga Q1 secara umum mendapati kinerja datar dibandingkan kuartal sebelumnya.

Fan menyoroti bahwa volatilitas data pekerjaan dapat berlanjut karena dinamika demografis serta kebijakan migrasi. Tekanan pensiunan dan pembatasan terhadap non permanent residents membatasi pertumbuhan tenaga kerja, sehingga pergeseran antara angka pekerjaan dan ukuran tenaga kerja terjadi. Rasio partisipasi tetap rendah meski beberapa tanda perbaikan tampak pada pasar tenaga kerja.

Di sisi lain, penurunan jam kerja sebesar 1,1 persen di Februari menambah ukuran bagi penilaian terhadap kuartal pertama, dengan total jam kerja di kuartal itu menunjukkan tren mendatar dibandingkan kuartal sebelumnya. Kondisi ini memberikan gambaran volatilitas yang masih relevan dalam jangka pendek.

Ke depan, lingkungan makro yang lebih luas, terutama stabilitas perdagangan lewat pengecualian CUSMA, pola belanja domestik yang sehat, serta dukungan moneter dan fiskal yang berkelanjutan, diperkirakan mendukung pemulihan permintaan perekrutan. Data yang tenang di jangka pendek namun menunjukkan perbaikan perlahan menjadi sinyal positif bagi pasar tenaga kerja. RBC menilai laju pengangguran bisa turun secara bertahap sepanjang sisa 2026.

Konstelasi makro yang stabil ditambah konsumsi domestik dan dukungan kebijakan diharapkan menambah pijakan bagi perbaikan permintaan tenaga kerja. Bagi pasar mata uang Kanada, perbaikan ini bisa mengarahkan CAD lebih kuat terhadap USD selama jalur pemulihan tetap berjalan.

Para trader perlu memperhatikan volatilitas jangka pendek pada pasangan CAD dan USD, meskipun fondasi jangka menengah menunjukkan momentum yang lebih positif untuk CAD. Asumsi ini didorong oleh outlook RBC terhadap pemulihan bertahap dalam permintaan tenaga kerja dan dukungan kebijakan yang konsisten.

Menurut Cetro Trading Insight, laporan Kanada ini menambah argumentasi untuk pendekatan trading yang lebih berhati-hati namun tetap optimistis terhadap mata uang terkait. Penguatan CAD dapat dipicu jika data berikutnya mendukung narasi perbaikan tenaga kerja, sementara risiko volatilitas tetap perlu dikelola dengan ukuran risiko yang proporsional.

broker terbaik indonesia