
Kinerja operasional Semen Indonesia Tbk (SMGR) tidak lagi bergantung hanya pada volume produksi. Perusahaan berupaya menghadirkan peningkatan melalui transformasi SDM yang memanfaatkan kecerdasan buatan dan analitik data untuk mengambil keputusan lebih tepat dan cepat.
Direktur Human Capital SIG, Hadi Setiadi, menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia adalah bagian inti dari strategi bisnis. Ia menyebut transformasi SDM harus berjalan secara maksimal dan berkelanjutan untuk menghadapi kompetisi industri infrastruktur yang semakin dinamis.
SIG mengintegrasikan strategi SDM dengan proses pengambilan keputusan berbasis data melalui Strategic Human Capital Information System (HCIS) Framework dan People Analytics. Teknologi AI mendukung proses ini sehingga keputusan menjadi lebih akurat dan sesuai kebutuhan bisnis. Pada awal 2026, Elevate—platform digital internal SIG—diluncurkan untuk mengelola siklus kinerja mulai dari KPI hingga perencanaan pembelajaran talenta.
Elevate menyajikan indikator kinerja utama, pemantauan capaian kerja, evaluasi kinerja, serta perancangan program pembelajaran dan pengembangan talenta. Implementasi digitalisasi SDM juga dilengkapi dashboard biaya untuk memantau efisiensi pengeluaran manusia dan memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Dalam pengembangan talenta, SIG mengaitkan program pembelajaran langsung dengan kebutuhan kompetensi bisnis, memastikan karyawan dapat berkontribusi secara maksimal pada kinerja perusahaan. Budaya inovasi didorong melalui program-program internal dan kompetisi yang telah terbukti mempercepat adopsi praktik terbaik di seluruh lingkup SIG Group.
Secara nyata, upaya ini mendorong peningkatan inovasi karyawan. Pada 2025 jumlah inovasi mencapai 1.243 buah, naik 23 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan partisipasi karyawan mencapai 9.376 orang, tumbuh sekitar 3 persen. Hadi Setiadi menegaskan tren ini akan memperkuat fondasi kerja yang sehat, aman, dan produktif bagi kinerja berkelanjutan.
Langkah transformasi SIG mendapat pengakuan melalui tiga penghargaan Excellent pada ajang Indonesia HR Excellence, kategori tertinggi untuk perusahaan lintas sektor yang berhasil mengelola SDM secara efektif. Penghargaan ini dianggap sebagai bonus yang menguatkan hasil positif inisiatif transformasi yang telah berjalan.
Di tengah arus persaingan industri infrastruktur, investasi pada SDM yang dilengkapi AI dan analitik data dipandang sebagai faktor kunci untuk adaptasi, inovasi, dan pertumbuhan berkelanjutan. SIG berkomitmen untuk memperkuat kapabilitas dan produktivitas SDM sebagai pendorong utama kinerja perusahaan.
Analisis tim Cetro Trading Insight menyoroti praktik SIG sebagai contoh relevan bagi perusahaan lain. Platform Elevate dan ekosistem HCIS menandai arah baru dalam manajemen talenta, dan Cetro berasumsi bahwa kebijakan berbasis data akan menjadi standar industri kedepannya. Cetro, lengkapnya Cetro Trading Insight, akan terus memantau implementasi dan dampaknya pada kinerja jangka panjang SIG.