
Silver telah tumbuh kuat dengan kenaikan lebih dari tujuh persen, menembus zona resistensi sekitar 83-84. Breakout teknikal ini dipandang sebagai konfirmasi momentum pasar dan adanya tekanan short-covering. Banyak pelaku pasar menilai lonjakan ini dipicu posisi menjelang pembicaraan antara Trump dan Xi, sehingga outlook jangka pendek terlihat lebih positif.
RSI berada di wilayah mendekati jenuh beli, menandakan potensi koreksi jangka pendek jika sentimen berubah. Namun, dukungan teknikal terlihat di sekitar 81 serta moving averages di 76/77, sedangkan resistance terdekat berada di 90 dan 92.60, yang bisa menjadi target jika momentum tetap kuat.
Analisis OCBC menyebut lonjakan ini didorong oleh momentum dan positioning, bukan sekadar faktor kurs. Laporan juga menyoroti bahwa pergerakan lebih bersih meskipun imbas yield meningkat. Cetro Trading Insight menekankan perlunya konfirmasi lanjutan sebelum menyimpulkan perubahan tren.
Dukungan utama berasal dari permintaan industri terhadap perak dalam sektor solar, elektronik, kendaraan listrik, dan manufaktur global. Ketatnya keseimbangan pasokan mendukung narasi kenaikan harga secara berkelanjutan. Pelaku pasar menilai fondasi fundamental ini penting meski volatilitas tetap ada.
Harapan terhadap rencana perdagangan AS-China yang lebih lunak turut memberi dorongan positif pada sentimen perak karena eksposurnya terhadap sektor industri lebih bersifat nyata dibandingkan perhiasan. Secara umum, pasar melihat dinamika perdagangan sebagai faktor yang lebih menentukan daripada perubahan harga sekunder.
Defisit pasokan global yang diperkirakan berlanjut menurut Silver Institute menjadi faktor struktural pendukung. Meski momentum terlihat, tetap ada risiko volatilitas jika negosiasi tidak berjalan sesuai ekspektasi. Faktor makro seperti imbal hasil dan nilai tukar dolar tetap menjadi risiko yang perlu diawasi.
Meskipun terdapat momentum yang kuat, potensi koreksi teknikal tetap ada jika katalis makro berubah atau data ekonomi mendorong imbal hasil naik. Pasar juga bisa bereaksi terhadap hasil negosiasi AS-China dan dinamika dolar. Kondisi ini menekankan pentingnya disiplin manajemen risiko bagi investor.
Level teknikal yang perlu diperhatikan mencakup support di 81 serta 70 sebagai bagian dari rentang kenyamanan, dan resistance di 90 serta 92.60 sebagai target potensi. Pedagang yang mengambil posisi long dapat menimbang entry sekitar 84.5 dengan stop di 81 dan target sekitar 89.75.
Dalam rencana trading yang disusun, disarankan mengikuti prinsip risk-reward minimal 1:1.5. Untuk sinyal yang diberi, posisi beli memiliki open di 84.5, tp 89.75, sl 81, yang sejalan dengan analisis teknikal dan ekspektasi adanya breakout menuju resistance kunci.