Ketua SNB Martin Schlegel menyatakan di sesi Eropa bahwa ada kemungkinan tinggi inflasi negatif tahun ini. Pernyataan ini menekankan bahwa deflasi jangka pendek bukan ancaman utama bagi kebijakan moneter Swiss. Pasar menilai bahwa langkah-langkah penambah likuiditas tetap relevan untuk menjaga stabilitas harga dan pertumbuhan. Analisis ini penting agar investor memahami konteks kebijakan SNB dalam konteks global.
Reaksi pasar terhadap komentar tersebut terlihat relatif terbatas, meskipun ada beberapa sinyal bahwa CHF mendapat dampak positif secara teknikal. Para analis menyatakan bahwa pergerakan CHF tidak secara jelas menguntungkan secara teknis meskipun ada dorongan awal. Kebijakan moneter Swiss tetap menjadi faktor penentu bagi arah pasangan mata uang utama di wilayah Eropa.
Dalam praktiknya, USD/CHF diperdagangkan sekitar 0.7925 dengan perubahan sekitar 0.3% lebih tinggi. Pasar menjaga fokus pada bagaimana SNB menilai inflasi ke depan dan bagaimana rilis data deflasi Swiss berikutnya bisa mempengaruhi kebijakan. Investor juga menyimak komentar pejabat bank sentral terkait kestabilan nilai tukar dan ekspektasi rating kredit Swiss.
Dari perspektif teknikal, pergerakan USD/CHF di sekitar 0.7925 menunjukkan adanya tren bullish terhadap dolar As terhadap CHF dalam konteks pasangan mata uang utama. Meskipun CHF tetap diperdagangkan dengan volatilitas rendah, momentum kenaikan ini bisa berlanjut jika data inflasi Swiss menunjukkan tekanan deflasi berlanjut. Teknikalitas ini membuat trader lebih fokus pada level support dan resistance yang relevan.
Analisis pasar menilai respons terhadap komentar SNB relatif terbatas, dengan volatilitas yang tidak meningkat secara signifikan. Investor mengamati bahwa sinyal kebijakan tetap menjadi faktor utama, dan data inflasi Swiss berikutnya bisa memicu pergeseran posisi. Skenario utama adalah menjaga posisi long USDCHF jika harga bertahan di atas level kunci.
Dalam kerangka operasional, sinyal trading yang diusulkan adalah open di 0.7925 dengan take profit di 0.7980 dan stop loss di 0.7890. Rasio risiko terhadap imbalan lebih dari 1.5:1, mencapai sekitar 1.57:1. Investor disarankan memantau rilis data inflasi Swiss selanjutnya dan petunjuk dari Federal Reserve terkait arus likuiditas global.