SOCI 2025: EBITDA Naik 2,6% dengan Margin 40,5% didorong Pelayaran dan Galangan Kapal

SOCI 2025: EBITDA Naik 2,6% dengan Margin 40,5% didorong Pelayaran dan Galangan Kapal

trading sekarang

Di tengah dinamika pasar global, SOCI menunjukkan kemampuan bertahan dan tumbuh. Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) perseroan tercatat USD62,9 juta untuk tahun buku 2025, meningkat 2,6 persen dibandingkan periode sebelumnya. Menurut Cetro Trading Insight, momentum ini mencerminkan keberhasilan operasional yang berkelanjutan.

Seiring realisasi tersebut, marjin EBITDA perseroan melonjak menjadi 40,5 persen pada 2025, naik dari 37,0 persen di tahun sebelumnya. Peningkatan marjin ini mencerminkan efisiensi biaya dan strategi penataan portofolio usaha yang lebih fokus pada segmen pelayaran dan layanan galangan kapal.

Kinerja EBITDA yang solid menjadi pendorong utama kinerja perusahaan di 2025, seperti dianalisis oleh Cetro Trading Insight dalam laporan pasar. Analisis ini menunjukkan bahwa industri pelayaran tetap kompetitif dan mampu menyerap biaya operasional dengan lebih efisien.

Untuk pendapatan neto konsolidasian, SOCI melaporkan USD155,3 juta pada 2025, dengan kontribusi terbesar berasal dari segmen pelayaran sebesar USD135,5 juta dan segmen galangan kapal USD19,7 juta, sedangkan pendapatan lain-lain hanya USD44,8 ribu. Struktur pendapatan tersebut menunjukkan fokus utama perseroan pada penyewaan kapal dan perawatan armada.

Pada segmen pelayaran, pendapatan time charter tercatat USD115,1 juta dan pendapatan spot charter USD20,4 juta sepanjang tahun 2025. Direktur pelayaran menegaskan bahwa permintaan penyewaan kapal tanker tetap kuat di pasar domestik maupun internasional, didukung utilisasi armada sekitar 86 persen pada 2025.

Di sisi galangan kapal, SOCI menangani sekitar 37 unit kapal, terutama untuk pekerjaan dry docking serta reparasi. Perbaikan dan perawatan kapal menjadi peluang pasar yang menjanjikan di 2025, seiring perusahaan menjaga operasi kapal agar layak beroperasi di perairan Indonesia.

Industri pelayaran tanker dipandang tetap prospektif dalam jangka panjang, sejalan permintaan energi yang berkelanjutan di Indonesia. Kinerja segmen pelayaran didorong oleh kontrak penyewaan yang stabil dan dukungan dari pasar lokal maupun global yang terus berkembang. Cetro Trading Insight menilai dinamika ini memberikan landasan positif bagi SOCI ke depan.

Di sektor migas, Indonesia tetap menjadi sumber utama pemenuhan energi, meski produksi menekankan pada praktik ramah lingkungan. Pada 2025 lifting minyak mencapai sekitar 605 ribu bph dan lifting gas 951 ribu bph. Pemerintah menegaskan upaya reaktivasi sumur tua serta target peningkatan gas bumi menjadi 12 BSCFD pada 2030, yang akan berdampak pada permintaan jasa maritim.

SOCI telah mengambil langkah strategis untuk memperkuat armada dengan usia kapal lebih rendah. Sepanjang 2025, perseroan melakukan akuisisi dua kapal tanker: satu LNG 74.000 DWT pada Q1-2025 dan satu MR tanker 45.000 DWT pada Q3-2025, keduanya telah memperoleh kontrak penyewaan. Upaya peremajaan ini diharapkan menambah kapasitas dan efisiensi operasional di masa mendatang.

broker terbaik indonesia