SpaceX IPO Terbesar Sepanjang Sejarah AS: Valuasi Mencapai USD 1,77 Triliun

SpaceX IPO Terbesar Sepanjang Sejarah AS: Valuasi Mencapai USD 1,77 Triliun

trading sekarang

SpaceX, perusahaan antariksa milik Elon Musk, mencatat tonggak bersejarah dengan harga IPO yang memecahkan rekor. Penetapan harga dilakukan di jam perdagangan, langkah langka untuk sebuah IPO raksasa. Langkah ini menegaskan ambisi SpaceX untuk memperluas layanan ruang angkasa satelit dan AI ke tingkat global.

Melalui IPO ini SpaceX akan meraup sekitar USD75 miliar dari pelepasan 555,56 juta lembar saham. Valuasi perusahaan diperkirakan mencapai USD1,77 triliun yang menempatkan SpaceX sebagai salah satu perusahaan publik termahal di Amerika Serikat. Penawaran ini akan meningkatkan kebijakan pendanaan untuk program eksplorasi antariksa.

Penilaian yang besar menempatkan SpaceX pada posisi peringkat ketujuh di antara perusahaan publik terbesar di AS saat pertama kali diperdagangkan di Nasdaq. Analis menilai langkah ini menguatkan eksposur pada pasar teknologi tinggi yang melibatkan Starlink dan proyek AI milik perusahaan. Kondisi pasar global dan minat investor institusi berperan dalam dinamika valuasi.

Penetapan harga dilakukan saat jam perdagangan masih berlangsung melalui dokumen resmi SEC meski biasanya harga IPO ditetapkan setelah pasar ditutup. Langkah ini menandai pendekatan yang lebih adaptif terhadap volatilitas sesi pertama perdagangan. Beberapa pelaku pasar menilai ini sebagai upaya menekan volatilitas di hari pembukaan.

SpaceX juga mengalokasikan sekitar 30 persen sahamnya untuk investor ritel, sebuah porsi yang besar untuk ukuran IPO raksasa. Strategi ini meningkatkan peluang partisipasi publik kecil dan mempengaruhi dinamika permintaan pada hari pertama. Pengamat menilai langkah ini bisa memperluas basis investor dan memperkuat likuiditas.

Menurut analis terkemuka, pergerakan saham pada hari pertama biasanya menunjukkan arah utama. Jika saham naik sekitar 10 hingga 15 persen, itu dianggap wajar; jika melonjak lebih dari 50 persen, hal tersebut menunjukkan dorongan hype semata dan minat investor ritel yang kuat. Para pelaku pasar akan memantau bagaimana harga menyesuaikan setelah ekuitas mulai diperdagangkan secara luas.

Kendali, Pendapatan Masa Depan, dan Prospek Pasar

Setelah IPO, Elon Musk akan mempertahankan kendali atas sekitar 82 persen hak suara dalam SpaceX, menjaga arahan strategis perusahaan tetap di bawah kendalinya. Tata kelola ini menjadi faktor penting bagi investor yang menilai stabilitas keputusan jangka panjang. Kedudukan voting power yang kuat ini memberikan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan kebijakan bisnis.

Tulang punggung pendapatan SpaceX saat ini berasal dari layanan Starlink yang mengoperasikan jutaan koneksi internet di berbagai negara. Prospek masa depan juga mengaitkan potensi integrasi infrastruktur AI dan model xAI serta akses data real time dari platform X sebagai sumber pertumbuhan. Investor menilai diversifikasi pendapatan sebagai pelindung terhadap dinamika konjungtur ruang angkasa.

Pandangan jangka panjang tetap optimis namun berhati hati. Cetro Trading Insight menyoroti bahwa meskipun proyeksi pasar sangat besar, SpaceX masih membukukan kerugian pada tahun lalu dan investor perlu memperhatikan performa aktual sebelum menimbang valuasi. Analisis menunjukkan bahwa realisasi pendapatan dari Starlink dan AI akan menjadi kunci.

banner footer