Sterling menguat tipis lebih dari 0,20 persen pada Selasa seiring beredar rumor mengenai kemungkinan gencatan senjata. Meski berita terbaru menunjukkan peluang kesepakatan masih rendah, sentimen pasar tetap berhati hati dan berisiko tersandung setiap perkembangan baru di kawasan Timur Tengah. Lonjakan ini mendorong GBPUSD berada di sekitar level 1.3241 dari harga pembukaan, meski volatilitas tetap tinggi.
Pergerakan minyak yang lebih tinggi dan penurunan indeks dolar AS menambah campuran risiko bagi mata uang utama. DXY melemah sekitar 0,14 persen ke level 99,84, sementara investor memantau dampak geopolitik terhadap likuiditas dan ekspektasi inflasi. Pelaku pasar juga menilai eskalasi konflik di kawasan serta respons diplomatik yang berkembang sebagai faktor penahan bagi sentimen risk appetite.
Data ekonomi AS menunjukkan pesanan barang tahan lama Februari turun 1,4 persen MoM, melampaui ekspektasi kontraksi yang lebih kecil. Sementara itu, komponen inti meningkat 0,8 persen, menandakan tekanan harga inti tetap tinggi. Dalam pandangan kebijakan, John Williams dari New York Fed menyatakan bahwa kejutan biaya energi berpotensi mendorong inflasi lebih tinggi sepanjang tahun ini.
Secara teknikal, pola harga mengindikasikan bias jangka pendek sedikit bearish meski GBPUSD masih mempertahankan posisi di atas 1,32. Harga berfluktuasi di bawah konfluensi garis resistance turun sekitar 1.3330 dan band moving average yang berkumpul di sekitar 1.3500, menahan upmove lebih lanjut. Kondisi ini menunjukkan bahwa seller masih memiliki kendali meski pemulihan jangka pendek terlihat rapuh.
Resistance terdekat berada di sekitar 1.3330, diikuti zona 1.3500 hingga 1.3530 yang ditandai oleh moving averages dan level konsolidasi sebelumnya. Sebuah penutupan harian di atas zona atas ini akan mengurangi bias bearish dan membuka peluang menuju area 1.3650 berdasarkan pola sebelumnya. Sementara itu, sisi bawahnya, support berada di sekitar 1.3180 dengan dukungan dari garis tren yang mengangkat 1.3100 sebagai level dukungan berikutnya.
Dalam konteks setup perdagangan, analisis menunjukkan peluang risk reward sekitar 1:1.5 dengan open di sekitar 1.3245. Level take profit berada di sekitar 1.3080 dan stop loss di sekitar 1.3350, memberikan jarak yang konsisten dengan ekspektasi teknikal. Trader disarankan memantau rilis data ekonomi mendatang serta perkembangan geopolitik karena keduanya berpotensi mengubah dinamika teknikal secara signifikan, demikian laporan dari tim Cetro Trading Insight.