Di era transformasi digital yang kencang, Surge menampilkan gebrakan global lewat kemitraan strategis dengan Baicells dan Wuhan FiberHome untuk mempercepat adopsi 5G FWA 1,4 GHz di Indonesia. Kesepakatan tersebut diteken pada Mobile World Congress 2026 di Barcelona, menegaskan komitmen perusahaan untuk memperluas akses broadband secara luas. Dalam analisis eksklusif Cetro Trading Insight, langkah ini dipandang sebagai loncatan signifikan bagi ekosistem digital nasional.
Baicells dikenal sebagai produsen peralatan komunikasi skala global, sedangkan FiberHome memiliki portofolio lengkap mulai dari perangkat hingga kabel serat optik. Kedua perusahaan bertujuan menyediakan fondasi teknologi utama yang akan menopang jaringan 5G FWA Surge. Kolaborasi ini menekankan sinergi antara inovasi perangkat dan solusi operasional untuk mempercepat penyebaran broadband tetap.
Melalui anak usahanya, Surge meluncurkan layanan komersial 5G FWA 1,4 GHz pertama di dunia dengan brand IRA-Internet Rakyat pada 19 Februari 2026. Layanan ini menawarkan kecepatan broadband hingga 100 Mbps dengan harga sekitar Rp100.000 per bulan, sebuah paket yang diposisikan untuk kalangan rumah tangga dan usaha kecil. Inisiatif ini didukung oleh integrasi solusi jaringan yang disediakan FiberHome, menjanjikan konektivitas stabil tanpa perlu infrastruktur berat.
FiberHome akan menyediakan solusi jaringan generasi terbaru untuk mendukung layanan fixed broadband yang cepat dan stabil tanpa perlu pengerjaan infrastruktur yang rumit. Solusi ini dirancang untuk skalabilitas tinggi, memudahkan perluasan layanan seiring pertumbuhan permintaan. Pendekatan ini sejalan dengan strategi digital nasional, yang menekankan akses luas dengan biaya terjangkau.
CEO PT FiberHome Technologies Indonesia, Jason Lin, menyatakan kolaborasi ini mencerminkan konvergensi antara kepemimpinan teknologi global dan eksekusi lokal yang solid. Dia menegaskan bahwa solusi 5G FWA 1,4 GHz akan menyediakan infrastruktur berperforma tinggi yang siap menghadapi masa depan. Kesiapan infrastruktur untuk mengatasi tantangan urbanisasi digital menjadi fokus utama kerjasama.
Sun Lixin, CEO Baicells, mengekspresikan rasa hormat atas kerja sama tersebut dan menilai bahwa pengalaman Surge dalam FWA dan FTTH selaras dengan visi yang ingin menghubungkan dunia. Bisnis gabungan juga menargetkan manajemen jaringan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk menjaga kualitas layanan. Kolaborasi ini bertujuan mendorong inklusi digital lebih luas sambil mendukung transformasi digital Indonesia secara menyeluruh.
Surge dan mitra percaya bahwa kemitraan ini akan memperluas akses internet secara masif, inklusif, dan berkelanjutan di berbagai wilayah. Rencana ini menempatkan Surge pada posisi terdepan dalam transformasi infrastruktur digital nasional. Penerapan 5G FWA 1,4 GHz diharapkan meningkatkan kualitas konektivitas untuk rumah, sekolah, dan UMKM.
Para pemimpin industri menyepakati bahwa integrasi FTTH generasi baru dengan AI akan mempercepat manajemen jaringan, optimisasi kapasitas, dan penghematan biaya operasional. Investasi dalam teknologi ini mencerminkan arah industri menuju solusi broadband yang lebih cerdas dan efisien. Teknologi AI untuk manajemen jaringan dianggap krusial untuk mengatur jaringan luas tanpa mengorbankan kualitas.
Keseluruhan inisiatif ini sejalan dengan agenda transformasi digital Indonesia, menguatkan posisi nasional dalam persaingan global sambil meningkatkan kesejahteraan digital. Laporan Cetro Trading Insight menilai bahwa langkah ini berpotensi menciptakan ekosistem startup, layanan publik, dan industri digital yang lebih kuat. Melalui kolaborasi ini, Indonesia diharapkan melangkah lebih dekat ke jaringan broadband yang inklusif dan berkelanjutan.