TAXI Jajaki Kerja Sama dengan Xanh SM untuk Diversifikasi Pendapatan

TAXI Jajaki Kerja Sama dengan Xanh SM untuk Diversifikasi Pendapatan

trading sekarang

Langkah mengejutkan ini menandai gong pembuka bagi ekspansi pendapatan PT Express Transindo Utama Tbk TAXI melalui kerja sama dengan Xanh SM, perusahaan taksi asal Vietnam. Upaya ini diposisikan sebagai langkah krusial untuk memperluas sumber pendapatan di tengah dinamika industri transportasi yang kompetitif. Manajemen menyatakan fokus pada model bisnis yang inovatif untuk menjaga momentum pertumbuhan.

Direktur Utama Johannes Triatmojo mengungkapkan bahwa negosiasi masih pada tahap penjajakan untuk mempelajari bagaimana model operasional Xanh SM dapat diadaptasi. Pembahasan ini berfokus pada kerangka kolaborasi dan potensi saling menguntungkan bagi TAXI serta mitra Vietnam tersebut. Informasi lebih lanjut akan disampaikan apabila terdapat kematerialan yang relevan bagi publik.

Johannes menegaskan bahwa rencana tersebut belum memasuki rincian publik, dan perusahaan tetap berkomitmen pada keterbukaan informasi jika ada informasi material di masa mendatang. Ia menekankan bahwa langkah ini bagian dari strategi diversifikasi pendapatan perusahaan yang sedang berjalan. Dalam konteks ini TAXI menilai peluang untuk memperluas portofolio layanan melalui mitra regional sebagai langkah antisipatif terhadap perubahan pasar.

Sejalan dengan dinamika industri, TAXI mengonfirmasi berakhirnya hubungan kerja sama dengan Rekan Anak Bangsa RAB, entitas usaha PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk. Perubahan ini dianggap sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati kedua belah pihak dan bukan akibat wanprestasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari penataan ulang kemitraan yang lebih selektif.

Menurut pernyataan perseroan, berakhirnya kerja sama tersebut berdampak pada sekitar 30 persen penurunan jumlah unit operasional. Dampak ini mencerminkan realitas operasional setelah perubahan mitra, meskipun TAXI berkomitmen menjaga kelangsungan layanan melalui jalur kemitraan lain. Perusahaan menyatakan siap menyesuaikan strategi operasional untuk menjaga arus kas dan layanan tetap berjalan.

Johannes menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil sesuai ketetapan yang telah disepakati, tanpa menuduh wanprestasi dari pihak manapun. Ia menambahkan bahwa perusahaan tetap menjaga hubungan baik dengan mitra utama dan terus menilai opsi kerja sama baru untuk mendukung pertumbuhan. Rangkaian dinamika ini menegaskan fokus TAXI pada stabilitas jangka pendek sambil mencari peluang pertumbuhan jangka panjang.

TAXI berkomitmen mengembangkan kerja sama yang telah berjalan, termasuk kemitraan dengan Bengkalis Kuda Laut untuk pengadaan unit kendaraan LCGC melalui skema rental. Upaya ini menunjang efisiensi biaya dan pemanfaatan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan operasional regional. Perusahaan menilai skema rental sebagai alternatif fleksibel untuk menjaga likuiditas sekaligus memperluas kapasitas layanan.

Selain itu, perusahaan memiliki kerja sama dengan ATPM Citroen untuk pengadaan unit Citroen eC3 dengan skema kepemilikan. Kolaborasi tersebut memberi TAXI kendali aset yang lebih besar sambil memanfaatkan inovasi teknologi pada kendaraan ramah lingkungan. Rencana ini juga memperlihatkan fokus pada pemilihan armada yang efisien dan berpotensi meningkatkan kepuasan pelanggan.

Secara keseluruhan, strategi pengembangan armada ini mencerminkan fokus TAXI pada diversifikasi sumber pendapatan dan pengelolaan portofolio kendaraan secara lebih cerdas. Perusahaan menggarisbawahi bahwa langkah ini diterapkan untuk memperkuat cash flow serta resilien usaha dalam menghadapi volatilitas pasar transportasi digital. Dalam konteks ini TAXI menilai bahwa kolaborasi jangka panjang dengan mitra lokal dan regional merupakan kunci untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan.

banner footer