Melampaui ekspektasi, kinerja PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) pada 2025 terasa seperti loncatan besar bagi sektor infrastruktur telekomunikasi. Laba bersih yang naik secara signifikan menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan mampu memanfaatkan momentum pasar. Kebijakan operasional yang terukur dan eksekusi proyek yang efektif memperkuat posisi TOWR di poros pertumbuhan industri.
Secara rinci, laba bersih 2025 sebesar Rp3,68 triliun naik 9,4% year-on-year dibandingkan 2024. Pendapatan mencapai Rp13,33 triliun, tumbuh 4,6% YoY. Laba bruto tercatat Rp9,14 triliun, meningkat 4,6% seiring peningkatan efisiensi biaya. Beban pokok pendapatan naik 4,8% YoY menjadi Rp4,19 triliun.
Selain itu, laba usaha mencapai Rp7,5 triliun, melonjak 3,2% secara tahunan, menunjukkan fondasi operasional yang kokoh. Laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan bertambah 6,1% menjadi Rp4,45 triliun, menyiapkan dasar bagi pembagian dividen atau reinvestasi. Dari sisi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, pertumbuhan 10,3% menegaskan rencana ekspansi tanpa mengorbankan profitabilitas.
| Indikator | 2025 | YoY |
|---|---|---|
| Laba Bersih | Rp3,68 triliun | +9,4% |
| Pendapatan | Rp13,33 triliun | +4,6% |
| Laba Usaha | Rp7,5 triliun | +3,2% |
| Laba Sebelum Pajak | Rp4,45 triliun | +6,1% |
| Ekuitas | Rp27,08 triliun | +41,3% |
| Aset Total | Rp77,27 triliun | -0,7% |
| Kas & Setara Kas | Rp647,55 miliar | -31,1% |