
Semester pertama 2026 menjadi momentum penting bagi Ultra Voucher, unit usaha di bawah PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR). Di tengah dinamika industri digital, perusahaan menunjukkan lonjakan kinerja yang mengesankan dan menegaskan posisi sebagai pemimpin ekosistem voucher terintegrasi. Pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan sinyal bahwa strategi fokus pada voucher digital, rewards, dan loyalty sudah memberi dampak nyata bagi pelanggan korporasi maupun konsumen ritel.
Laba bersih mencapai Rp8,37 miliar, melonjak 604,7% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp1,19 miliar. Sementara pendapatan tumbuh 42,5% menjadi Rp628,88 miliar, mencerminkan permintaan yang kuat untuk solusi voucher digital serta program loyalti yang dihadirkan perseroan. Pertumbuhan ini sejalan dengan ekspansi layanan dan peningkatan partisipasi mitra korporasi.
Pendorong utama kinerja berasal dari peningkatan transaksi voucher digital, perluasan kerja sama dengan mitra strategis, serta peningkatan penggunaan solusi rewards dan loyalty dari segmen korporasi. Manajemen menilai kombinasi ini memperkuat posisi UVCR di lanskap voucher digital. Lonjakan pendapatan juga mencerminkan peningkatan adopsi oleh segmen korporasi maupun konsumen ritel yang menjadi basis pelanggan kunci.
Sejalan dengan peningkatan pendapatan, laba bruto perseroan naik 49,5% menjadi Rp28,62 miliar. Pertumbuhan margin laba ini menunjukkan kemampuan UVCR menjaga kualitas pendapatan sambil meningkatkan efisiensi operasional. Upaya peningkatan skala transaksi dan manajemen biaya berperan penting dalam menjaga profitabilitas di tengah dinamika pasar.
Peningkatan laba bruto mencerminkan fokus pada efisiensi biaya dan pengelolaan biaya operasional. Namun perusahaan menegaskan bahwa kualitas pendapatan tetap terjaga berkat diversifikasi kanal pendapatan dan kontrol biaya yang ketat. Konstribusi solusi digital rewards dan loyalty terhadap arus pendapatan juga menjadi faktor pendukung utama.
Dari sisi neraca, total aset Ultra Voucher per 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp236,27 miliar, meningkat 8,9 persen dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp217,03 miliar. Kenaikan tersebut mengindikasikan dukungan likuiditas yang memadai untuk investasi infrastruktur digital. Manajemen melihat momentum ini sebagai dasar bagi ekspansi lebih lanjut.
Direktur Utama PT Trimegah Karya Pratama Tbk Hady Kuswanto menegaskan pencapaian semester I-2026 menjadi dasar yang kuat untuk memperluas ekosistem digital voucher, rewards, dan loyalty. Ia menekankan bahwa momentum ini membuka peluang bagi ekspansi lintas mitra dan segmen korporasi. Pernyataan tersebut mencerminkan keyakinan bahwa kombinasi pendapatan yang lebih tinggi dan aset yang tumbuh akan memberi nilai tambah bagi pemangku kepentingan, sesuai dengan visi perusahaan.
Riky Boy Permata menegaskan permintaan terhadap solusi digital rewards, gift card, dan loyalty terus tumbuh, baik dari korporasi maupun konsumen. Ia menegaskan akan memperluas kemitraan, meningkatkan integrasi dengan berbagai mitra, serta memperkaya pilihan merchant untuk memperkuat daya tarik ekosistem. Inovasi produk akan difokuskan pada solusi yang relevan dengan kebutuhan pelanggan dan dinamika pasar.
Ke depan, perseroan akan fokus pada mengembangkan ekosistem digital terintegrasi melalui perluasan jaringan merchant, peningkatan kapabilitas teknologi, penguatan solusi business-to-business (B2B), serta inovasi produk rewards, gift card, dan loyalty. Rencana ini diharapkan menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir 2026 dan memperkuat posisi UVCR sebagai platform digital rewards di Indonesia. Analisis timredaksi Cetro Trading Insight mengindikasikan potensi nilai tambah bagi investor yang tertarik pada ekosistem digital loyalty.