USD/CAD diperdagangkan mendekati 1.3925 saat ini, tetap di atas 1.3900 dan menunjukkan momentum minggu ketiga berturut-turut lebih kuat bagi dolar AS. Level 1.3966 menjadi resistance penting yang sudah tercatat sebagai high year-to-date, menunjukkan posisi harga masih berada dalam area yang rapat menghadapi tekanan risiko. Dalam beberapa jam terakhir, arus data menipis karena sebagian pasar libur, sehingga reaksi harga cenderung lebih sensitif terhadap kejutan rilis data utama.
Sentimen pasar belakangan cenderung defensif, dengan CAD mendapat beban dari risiko geopolitik yang membatasi keinginan investor untuk mengambil risiko. Meskipun demikian, pergerakan harga tetap berada dalam kisaran sempit dibandingkan pergerakan besar karena likuiditas pasar yang rendah pada hari libur tersebut. Para trader memperhatikan rilis data AS yang akan datang sebagai pemicu utama pergerakan selanjutnya.
Secara teknikal, pergerakan price action menunjukkan bahwa level support dan resistance kunci berada di sekitar 1.3900 dan 1.4000. Bila data NFP AS menunjukkan kejutan positif, peluang breakout ke sisi atas bisa muncul, tetapi jika sentimen tetap defensif, pembalikan menuju area 1.3850 mungkin juga terjadi. Pedagang disarankan menunggu konfirmasi lebih lanjut untuk memastikan arah yang lebih jelas sebelum mengambil posisi baru.
Data Kanada menggambarkan defisit perdagangan memperlebar hingga level enam bulan tertinggi pada Februari, mencapai CAD 5.74 miliar. Import meningkat 8.4 persen ke rekor tertinggi CAD 72.05 miliar, mengimbangi kenaikan ekspor sekitar 6.4 persen. Kondisi ini memberi tekanan pada CAD meskipun ada dorongan dari perbaikan beberapa komponen ekonomi Kanada.
Di sisi AS, konsensus pasar memperkirakan penambahan pekerjaan non-pertanian sebesar sekitar 60 ribu pada Maret, setelah penurunan Februari. Pembacaan ADP yang positif dan ISM Manufacturing PMI yang kuat sebelumnya turut meningkatkan ekspektasi pelaku pasar terhadap payroll Maret, menambah nuansa optimis terhadap permintaan tenaga kerja. Rilis data ini dipantau ketat karena potensi dampaknya terhadap kebijakan moneter dan nilai tukar.
Sementara itu, konflik di Timur Tengah berlanjut dan pasar menimbang langkah diplomatik di PBB mengenai pembukaan kembali jalur Hormuz. Ketegangan geopolitik menambah beban risiko bagi sentimen global dan mempengaruhi arus modal ke aset yang lebih aman. Di sisi kebijakan moneter, pernyataan pejabat Fed mengenai lonjakan harga minyak memberi isyarat bahwa alokasi kebijakan bisa menghadapi dinamika baru, meski dampaknya terhadap dolar relatif terbatas dalam konteks ini.
Dengan likuiditas yang tipis menjelang libur Good Friday, pergerakan USD/CAD bisa lebih volatile meski tidak adanya arah jelas. Trader disarankan untuk memperhatikan level kunci dan sinyal harga yang muncul dari aksi harga intraday, sembari menghindari posisi besar tanpa konfirmasi. Kondisi pasar minggu ini cenderung lebih rentan terhadap kejutan data ekonomi dan berita geopolitik.
Karena sinyal perdagangan tidak dikonfirmasi dalam informasi yang tersedia, fokus utama adalah mengamati perkembangan harga dan reaksi terhadap rilis data utama. Hindari pengambilan posisi agresif; gunakan manajemen risiko ketat dan sesuaikan ukuran posisi dengan volatilitas yang ada. Rencana perdagangan baru sebaiknya menunggu sinyal teknikal yang lebih jelas tercipta.
Jika suatu saat muncul peluang yang jelas, pedoman umum untuk perdagangan USD/CAD akan mengikuti pola risiko-imbangan minimal 1 banding 1.5. Untuk pembelian, tp>open>sl. Untuk penjualan, tp