USD/CAD Mendekati 1.3600: Dampak Harga Minyak dan Data PCE AS pada Forex

USD/CAD Mendekati 1.3600: Dampak Harga Minyak dan Data PCE AS pada Forex

trading sekarang

USD/CAD bergerak di sekitar 1.3600 pada pembukaan sesi Eropa hari Kamis, menunjukkan pertemuan antara lemah dolar AS dan dukungan dari minyak mentah. Pasangan ini kerap dipengaruhi oleh dinamika pasar minyak karena Kanada adalah negara eksportir utama komoditas energi. Sentimen saat ini turut dipengaruhi oleh volatilitas global yang lebih luas, sehingga pergerakannya cenderung berfluktuasi antara tekanan dolar dan dukungan komoditas.

Investor menunggu rilis data Personal Consumption Expenditures (PCE) AS untuk Januari yang dijadwalkan Jumat. Jika angka utama menunjukkan inflasi yang lebih panas dari ekspektasi, Greenback bisa menguat terhadap CAD dalam jangka pendek. Namun kejutan pada data inti atau berita lain dapat mengubah arah dengan cepat, sehingga investor disarankan berhati-hati.

Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight. Sisi risiko geopolitik tetap menjadi faktor penting karena Iran menyoroti risiko pasokan minyak, yang berpotensi meningkatkan volatilitas harga minyak. Ketika arus melalui Selat Hormuz berfluktuasi, pasar akan menilai dampaknya terhadap CAD dan prospek pasangan USD/CAD dalam beberapa hari ke depan.

Harga minyak naik karena kekhawatiran terhadap gangguan pasokan melalui Hormuz dan ketegangan geopolitik. Karena CAD sangat sensitif terhadap harga minyak, kenaikan harga minyak memberi dukungan pada CAD meskipun arah dolar AS juga mempengaruhi pergerakan pasangan mata uang. Lonjakan minyak umumnya mengangkat sentimen export Kanada yang terkait energi.

Analis pasar menilai volatilitas energi bisa berlanjut, dengan komentar Rodrigo Catril dari National Australia Bank menekankan bahwa poros harga minyak tetap rapuh jika jalur perdagangan melalui Hormuz terus tertekan. Dalam skenario seperti itu, CAD bisa menguat seiring perbaikan harga minyak.

Konteks makro juga penting: Kanada sebagai eksportir minyak utama berarti pergerakan minyak lebih berdampak terhadap CAD dibandingkan mata uang lain. Meski begitu, faktor global tetap mempengaruhi, sehingga investor disarankan mengikuti dinamika energi dan komentar bank sentral untuk memahami arah USD/CAD dalam beberapa sesi ke depan. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.

Data Ekonomi AS dan Harapan Kebijakan Federal Reserve

Rilis data PCE AS untuk Januari menjadi fokus utama pasar, dengan proyeksi headline PCE sekitar 2,9% YoY dan inti PCE sekitar 3,1% pada periode yang sama. Angka-angka ini menjadi indikator inflasi yang memandu ekspektasi kebijakan bank sentral dan arah pasangan USD/CAD.

Analisis pasar menunjukkan hampir seluruh pelaku pasar memperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Maret, dengan probabilitas mendekati 99,5% menurut CME FedWatch. Kondisi ini menambah dasar bagi arah jangka pendek bagi USD/CAD meskipun gejolak energi bisa memicu volatilitas tambahan.

Secara umum, jika PCE menunjukkan inflasi lebih tinggi dari ekspektasi, USD cenderung menguat terhadap CAD dalam jangka pendek; sebaliknya, data lebih lemah bisa memberi ruang bagi CAD untuk menguat sejalan dengan minyak yang lebih tinggi. Pembaca disarankan untuk menunggu konfirmasi dari rilis berikutnya sebelum mengambil posisi. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.

broker terbaik indonesia